Wait At 24
j
"Yaelah pelit amat -__-" Aku mendekati bangkunya dan tidak lama berdiri di antara bangku Coki dan Bima, tubuhku yang super besar, sukses menutupi jalur lalu lintas diantara kedua baris itu . Coki mempermainkanku dengan meminta kembalian sebesar 90.000 tapi dengan uang receh, katanya sih untuk celengan. Ya Tuhan, hampir 10 menit aku berdiri dan hampir muntah gara-gara harus menghitung uang gopek.
"Oke, nih udah 90.000 recehnya, wuuh ini namanya ngerjain aku!" Keluhku memberikan kembalian Coki dan kembali mendekap kotak mie instannya.
Hot Chapters