Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WITHERED

WITHERED

Aku tak bisa menyangkal, ada sedikit rasa hangat yang kurasakan setiap melihat coretan warna yang tercipta dari tangan kecil Banyu dan imajinasinya. Selalu ada warna biru di bagian atas buku. Mungkin itu warna langit. Sementara di bagian paling bawah, warna coklat mendominasi bersama warna hijau. Mungkin tanah dan rumput. Bibirku tersenyum saat aku menatap Banyu yang ujung bibirnya mengeluarkan air liur. "Ayo pindah ke kamarmu," ucapku setelah mengusap saliva lengket yang sama sekali tak membuatku geli.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

“Ya juga sih.” Dan senyum itu cukup. *** Begitu mobil berhenti di depan rumah, Gavin langsung berlari keluar dari pintu, melambai sambil memegang kertas gambar. “Mama, Papa, lihat! Aku gambar kita bertiga!” Naila berjongkok, mengambil kertas itu. Di sana, tiga sosok stick figure bergandengan tangan di bawah matahari besar yang tersenyum. Di pojok, ada tulisan besar: Aku sayang Mama Papa.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Ia tahu, tanpa perlu bertanya. Menjelang sore, mereka duduk di beranda. Jatinegara di tengah, memegang buku gambar dan krayon. Ia menggambar pohon besar dengan tiga sosok kecil di bawahnya: ayah, ibu, dan anak. Di langit gambar itu, ada pelangi, dan seekor burung besar yang terbang tinggi. "Lihat ini, Bu. Ayah. Ini kita di taman."
103.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

“Tapi Nyonya minta untuk dibuang saja.” Kening Gallen mengernyit. Ia mendekat dan mengambil satu buku dari kardus terbuka. Beberapa lembar sketsa terbuka di tangannya. Figur-figur perempuan tergambar dalam pose anggun, mengenakan aneka busana yang diberi warna dengan crayon dan spidol. Beberapa digambar utuh dari kepala sampai kaki, sebagian lagi hanya potongan atas atau bawah. Lengkap dengan berbagai anotasi dan keterangan
102.7K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

It features two beautiful panthers surrounded by plants and other small animals. ~~ Tak sabar, tangan ini membentang skraf berbahan sutra. Gambar yang menampilkan dua macan kumbang cantik yang dikelilingi oleh tumbuhan dan hewan kecil. Cantik! Senyuman terbit tanpa perintah. Aku memang bukan pecinta barang-barang branded. Yang tidak bisa tidur kalau tidak memiliki keluaran koleksi terbaru. Namun, yang terbentang di hadapanku memunculkan rasa bahagia.
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Membawa Kabur Benih Sang Paman

Membawa Kabur Benih Sang Paman

Langkahnya terhenti ketika melihat Steven duduk di tepi ranjang, memandangi sesuatu yang ada di tangan. Gambar. Kertas berwarna dengan coretan krayon: seorang pria berjas, seorang wanita dengan rambut panjang, dan seorang anak kecil yang berdiri di tengah-tengah mereka, tersenyum lebar. Di bagian atasnya tertulis dengan huruf besar-besar: “PAPA, MAMA, AKU.” Yara membeku. Steven menoleh pelan lalu mengangkat gambar itu. “Dia menggambar ini pagi tadi?” tanyanya kemudian.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Seperti sekarang, misalnya, ketika mereka berdua berbaring di karpet di ruang tengah, mewarnai buku mewarnai milik Anna. “Warna apa yang terbaik menurutmu untuk mewarnai vas bunganya? Cokelat atau merah?” tanya Anna, menunjukkan pensil-pensilnya pada Gideon. “Cokelat seperti warna matamu, gadis cantik,” kata Gideon, membuat Anna tertawa seraya dia mewarnai. “Lihat, Mama, aku mewarnai bunga yang cantik,” kata Anna dengan gembira selagi aku selesai mempersiapkan makan malam.
9.286.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Anak dari Sang CEO

Anak dari Sang CEO

Revan memungutnya, lalu membuka halaman demi halaman dengan hati-hati. Halaman awal berisi catatan belanja dan beberapa resep masakan. Namun di bagian tengah, terdapat coretan krayon khas tangan anak kecil. Gambar orang lidi. Tiga figur. Satu figur wanita berambut panjang dengan tulisan “MAMI.” Satu figur anak kecil di tengah bertuliskan “RAFA.” Dan satu figur laki-laki tinggi di samping mereka. Wajah figur laki-laki itu hanya lingkaran kosong. Namun di atas kepalanya, tertulis dengan ejaan cakar ayam khas anak TK.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
OTW jadi Nyonya BOSS!

OTW jadi Nyonya BOSS!

goda Gea. "Geanya Om Tampan juga gak kalah cantik," balas Mas Gibran. "Pastilah kalau itu!" seloroh Gea seraya mengibaskan tangannya. Dih, sok tua banget memang anak ini! Seketika Gea bersorak melihat apa yang dibawa Mas Gibran. Sebuah kandang cantik berwarna pink dengan dua hamster lucu, Chika dan Chiko. "Wah ... hamster! Luna pasti suka!" pekik Gea.
1065.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Beberapa saat kemudian Mareeq menyadari sesuatu. “Freya menggambar apa?” Freya tidak mengangkat kepala. “Taman hiburan.” Mareeq memperhatikan kertas itu lebih dekat. Ada lingkaran besar yang mungkin dimaksudkan sebagai komidi putar. Ada garis-garis tinggi yang tampaknya roller coaster. Dan ada beberapa figur manusia kecil yang digambar dengan kepala bulat dan tangan seperti garis. Freya menunjuk satu gambar kecil. “Ini Papa.” Lalu ia menunjuk yang lain. “Ini Freya. Dan ini mama.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as garten of banban coloring pages
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status