Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Matahari sudah hampir tenggelam saat kami akhirnya tiba di pintu gerbang Dharana yang berukuran raksasa. Aku mendongak saat melewatinya. Pintu gerbang ini terbuat dari batu dan tingginya mungkin lebih dari dua puluh lima meter. Tidak bisa kubayangkan berapa orang yang harus dikerahkan untuk membuka dan menutup pintu ini setiap harinya.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

“Energi entitas asal memetakan ruang sesuai pola emosimu. Kau tidak sedang berjalan di dunia. Kau berjalan di dirimu.” “Gue nggak pernah ingat tempat segokil ini.” “Kau tidak mungkin. Ingatan mentahmu diambil jauh sebelum bentuk tubuhmu saat ini lahir.” Ravika mau membalas, tapi lorong tiba-tiba bergeser. Bukan berubah, geser—kayak halaman buku yang kebetulan ngelak dari jari. Sebuah pintu muncul. Pintu kayu tua dengan ukiran spiral kecil, sama persis kayak ukiran di Gerbang Tiga tapi versi lebih… personal. Kayak buatan tangan, bukan buatan kosmos.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Terjebak dalam Tubuh Istri CEO yang Tak Diinginkan

Terjebak dalam Tubuh Istri CEO yang Tak Diinginkan

⚡ Scene Penutup: Jalan Menuju Eden Kamera perlahan naik, memperlihatkan Valerium dari atas—kota cahaya yang kini bergetar karena resonansi antara dunia nyata dan dimensi tak terlihat. Dari balik gunung es, terlihat sebuah gerbang raksasa yang berputar lambat, dengan tulisan kuno melingkari puncaknya: “Di sinilah awal dan akhir dipertemukan.” Dan Arxavie, dengan langkah tenang, perlahan berjalan menuju gerbang itu. Di belakangnya, Gisella menggenggam tangan Wiliam erat. “Apapun yang terjadi di sana... kita harus percaya padanya.”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Lembah Kaisar Takdir

Lembah Kaisar Takdir

Semua itu seperti siulan maut, mengisyaratkan bahwa apa yang akan terjadi selanjutnya adalah takdir yang telah tertulis dalam keabadian kegelapan. Di kejauhan, sebuah gerbang raksasa yang tampak seperti celah di antara dua dimensi mulai terbuka perlahan. Cahaya yang berasal dari gerbang itu tidak menyerupai cahaya matahari atau bulan, melainkan cahaya dingin yang menyinari dengan warna keunguan yang aneh. Gerbang itu tampak hidup, berdenyut seolah memiliki nadi, dan setiap denyutnya menggetarkan alam semesta di sekitarnya. Di balik gerbang itu, kekosongan yang dalam dan tak terhingga menggoda setiap pikiran dengan janji kehancuran sekaligus kelahiran kembali.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
REINCARNATION

REINCARNATION

"Tempat ini tidak ada di peta." Kalimat pertama yang dipilih Garvin berhasil menarik perhatian satu insan lainnya selain Caroline, siapa lagi kalau bukan Frank? Si rambut pirang juga lah yang pertama kali membalas, "Apa tempat seperti itu sungguhan ada?" Garvin melirik sebentar. "Bukan hal-hal magis." "Padahal tempat ini sangat Oswald," gumam Caroline. Ia tidak menyadari kalau gumamannya tertangkap indra pendengaran Garvin. Caroline pikir ia sudah bicara cukup pelan tadi. Garvin membalas, "Aku rasa tidak."
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Beberapa menit kemudian, Sebuah portal berwarna ungu kehitam-hitaman berbentuk lingkaran besar sudah muncul ditengah-tengah hutan, ya portal itu adalah sebuah gerbang misterus milik sang dewi yg mampu membawa dirinya pergi kesegala tempat hingga menembus ruang dan waktu. Ada perasaan gugup dan takut saat yuran kembali melihat portal yg ada dihadapannya saat ini, sekilas ia menjadi teringat pengalaman menyakitkan saat dirinya memasuki potral itu dan entah bagaimana caranya bisa berakhir terjun bebas dari atas langit.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Hero Gladiolus and The Gate of Gardraff

Hero Gladiolus and The Gate of Gardraff

ujar Dann Orchid sambil mengelus kepala Flash, kuda hitam peliharaannya. “Hero, gerbang ini disebut gerbang suci Kota Gardraff karena terjadi hal-hal di luar nalar,” beritahu Leander. Ia pun menjelaskan bahwa gerbang kota tidak dibangun oleh para penduduk melainkan muncul secara misterius. Selain itu, tak hanya tanaman merambat yang kerap kali muncul, seluruh gerbang bahkan pernah ditutupi lumut hijau, dan Seema menemukan cincin ruby merah juga di dekat gerbang. “Tanaman itu tidak berbahaya, kau tidak perlu khawatir,” kata Hector menengahi percakapan Hero dan Leander. “Ayo berangkat!” serunya lalu memacu kuda.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai gateway of the mind
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Rai Seika
Wah keren nih cerita fantasi ^^v zero to hero kukira ungkapan ternyata namanya berubah dari Zero menjadi Hero. Ayo Hero jadilah Hero yang sesungguhnya. pindah dunia ya menarik. salam dari Crystal of Soul : Twins
Akrislee
lebih suka cerita yang genrenya high fantasy kayak gini, setidaknya semakin Banyak penulis yang mampu mendongeng kayaknya JRR Tolkien atau CS Lewis. tips aja tingkatin mendeskripsikan dng detail benda,penampilan karakter, atau latar tempat, misal bangunan jalan setapak, suangi tau hutan juga suasana
Baca Semua Ulasan
Red Room

Red Room

Lagi pula ada atau tidak adanya dia di hidupku tidak akan mengubah apapun. Kami sampai di pintu berpernis keemasan. Ada ukiran sayap peri di sekelilingnya. Aku mendorong pintu terbuka dan....kembali terkesan. "Ya Tuhan, ini adalah karya seni. Ini menakjubkan, inu keajaiban, ini---" "Pammy, berhenti mengoceh dan tidur. " Aku cemberut tapi tidak membantah Crist. Sebelum tidur aku mandi terlebih dahulu dan kembali ke ranjang.
9.818.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Genius Man

Genius Man

jawab Oma "Iya Oma, Ray pamit dulu..!! Setelah berpamitan dengan Oma, Ray berjalan keluar rumah. Setelah tiba di depan rumah, Ray membuka pagar rumah. Dia melihat seorang gadis yang berdiri membelakangi dirinya tepat di sebelah motornya. Terlihat gadis cantik dengan balutan pakaian yang sedikit ketat yang membuat lekuk tubuh indahnya terlihat jelas. Di tambah warna kulit putih dengan rambut panjang terurai, membuat gadis itu terlihat teramat cantik. "Lidya, maaf sudah buat kamu menunggu?" ucap Raydha
94.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

"Kau pikir emosi adalah kekuatan? Lihatlah bagaimana emosimu membuatmu lemah." Sebuah kilatan cahaya putih masif menghantam perisai Aethelgard. Kapal itu terguncang hebat. Dari pusat Galaksi Andromeda, muncul struktur yang jauh lebih besar dari apa pun yang pernah dilihat Arka—sebuah Matahari Buatan yang dikelilingi oleh enam sayap kristal raksasa. Itu adalah The Throne of Logic, pusat kesadaran Zarek.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai gateway of the mind
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status