Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Pikiran-pikiran negatifnya bermunculan. Hujan sudah berganti dengan gerimis. Arai melihat Matari masuk ke dalam rumah Rambo tampak gemetaran. Di luar, udara memang cukup dingin. Tak tega, Arai memberikan sweater abu-abunya pada Matari.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
The Arc: Elenio

The Arc: Elenio

Gemma menyeret tangannya, seberat memindahkan berton-ton besi, tapi ia berhasil membuat ledakan menghancurkan tembok di belakangnya. Gemma melihat hutan yang terguyur hujan, tetesan deras air menguarkan bau tanah dan mempertajam hawa dingin malam hari. Ada di mana mereka sebenarnya. Gemma berlari keluar, menuju ke rimbunnya pepohonan yang bagaikan hantu, siap menelan dalam kegelapan. Gemma terus berlari, tak peduli pada goresan-goresan ranting yang menghujam wajah dan tubuhnya. Tubuhnya terasa berat karena air hujan membebani bajunya.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Jaka mengangguk dan memberikan sinyal kepada pasukan untuk tetap tenang. Namun, tak lama setelah itu, getaran di udara semakin kuat. Dari langit, angin kencang mulai bertiup. Arya Wisesa telah memanggil badai, dan petir menyambar ke bumi, menghantam tanah di sekeliling pasukan Gema. Beberapa prajurit terlempar oleh ledakan, tapi mereka dengan cepat bangkit kembali. "Kita tidak punya waktu lagi," teriak Gema sambil mengangkat Tombak Bumi Nusantara yang berkilauan dalam cahaya petir. "Serang sekarang!"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Ketika mereka berdua turun ke lantai pertama, Lina ingin mengantar Sheila pulang, tapi Sheila menggelengkan kepalanya. "Lina, aku sangat bingung sekarang, aku mau sendirian." Lina tidak lagi membujuknya, hanya berulang kali menasihatinya untuk berhati-hati. Setelah Lina pergi, Sheila berjalan sendirian di jalan. Suhu di luar ruangan telah turun hingga minus satu derajat, dan dia mengenakan jaket tipis. Tetapi dingin di tubuhnya jauh lebih ringan daripada dingin di hatinya.
36.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Kehangatan Yang Datang Terlambat

Kehangatan Yang Datang Terlambat

Mantel lusuh yang basah kuyup menambah berat tubuhnya yang kurus. Berhari-hari tak makan dan tak tidur, kondisinya terlihat seolah akan roboh kapan saja. Saat pandangannya mulai kabur dan tubuhnya goyah, tiba-tiba payung hitam menutupi hujan yang deras. “Akhirnya kamu datang juga….” Saat tubuhnya diselimuti mantel hangat, air mata yang tertahan selama tiga hari pun terjatuh.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
GGAP 3 : THE LAST

GGAP 3 : THE LAST

Ukurannya yang sangat kecil dan ditambah fokus semua orang pada gelombang serangan dahsyat Fredy, sehingga tidak ada yang memperhatikan gerakan kecil yang dibuat oleh Awan. Itu adalah jurus meteor penghancur milik Gumara yang berhasil dikembangkan Awan menjadi meteor super kecil. Serangan seperti ini, akan dapat mengalihkan perhatian lawan dan di saat bersamaan akan dapat memberikan daya hancur yang tidak kalah hebatnya dengan dimensi serangan yang lebih besar seperti yang ditunjukkan oleh Awan baru-baru ini. Saat tapak mereka bertemu, puluhan meteor kecil ini dengan sangat cepat menyusup ke dalam telapak tangan Fredy.
9.4579.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.5K kali sebagai gemetaran
Tampilkan Ulasan (131)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Bayu Pranoto
gimana caranya narik vote nya, biar anjlok ratingnya? gak pantes sih novel dengan yg update nya gak jelas dan jarang. awal bagus makanya pada rating, vote banyak tp kalau udah kayak gini ga boleh dibiarin, besar kepala
Baca Semua Ulasan
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

seru Pak Darto dengan suara tenang namun mendesak. Firman mengangguk cepat, tapi matanya cemasmeandang kabut yang semakin tebal. "Pak! Cuaca ini tiba-tiba berubah! Kemarin malam masih cerah! Apa ini aman?" "Ini pola cuaca gunung normal! Di ketinggian ini, angin dan kabut bisa datang kapan saja! Jangan panik, tapi kita harus gerak cepat!" jawab Pak Darto sambil menuang air panas.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Kubah kaca Observatorium Langit bergetar pelan, bukan oleh angin, melainkan oleh resonansi magis dari hujan meteor yang meluncur turun dari angkasa. Di luar sana, ribuan garis cahaya putih menyapu kegelapan, menciptakan pemandangan yang seolah-olah semesta sedang merayakan keberadaan mereka berdua di puncak tertinggi Aethelgard.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Gemuruh! Petir yang mengerikan menyambar, memusnahkan segala sesuatu di sekitarnya, meretakkan bumi, dan menampakkan lubang hitam pekat.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status