Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Jadi Lia sungguh tidak punya banyak pengalaman dengan anak-anak. "Aku Lia. Kamu bisa panggil aku Tante Lia." Lia berjongkok agar tinggi mereka sejajar. Wanita itu menyerahkan tangannya untuk dijabat oleh Gilang. "Gilang enggak suka ya sama Tante." Lia mengerutkan kening. "Yang tadi itu Papanya Gilang, Tante jangan macem-macem." Gilang yang kelihatan imut itu menyilangkan tangan di dada.
854 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as gendong samping
Read
+Library
Renggali

Renggali

Mata yang saling memandang, dengan senyum dia berbisik di telinga Riska. Memang cinta itu bagaikan pedang bermata dua. Bisa membuat bahagia, dan juga sebaliknya. Seperti roda yang berputar! terkadang melayang tinggi, dan juga bisa terjun jatuh dengan berbagai ranjau di bawahnya. Saking miripnya dengan pohon sakura yang hanya ada di jepang? Orang-orang setempat juga menyebut pohon ini adalah pohon sakura Gayo. Namun? Itu hanya sebuah julukan saja.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as gendong samping
Read
+Library
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

Ada kemungkinan jika gendang telinganya sedang bermasalah sehingga salah mendengar apa yang baru saja diucapkan Tezza. "Kekasih? Semacam girlfriend? Pacar? Hah?! Tidak—aku pasti salah dengar." Jonathan berjalan cepat ke luar ruangan mencari keberadaan keponakan beserta Xavera, calon istri masa depannya.
1070.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as gendong samping
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Sesekali, gema langkah mereka tidak hanya terdengar di bawah, tapi juga di samping dan atas, seakan suara itu memantul dari dinding-dinding tak kasatmata. "Aku benci tempat ini," gumam Tirta dengan suara rendah. Ia memeluk tubuhnya sendiri, meski udara di sini tidak benar-benar dingin. "Rasanya... seperti ada yang berjalan di sampingku, tapi tidak kelihatan." Ayu menoleh, tatapannya penuh kewaspadaan. "Kau tidak salah. Tempat ini bukan sekadar lorong. Ia mencatat setiap langkah kita, setiap napas."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as gendong samping
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Dinegara asalnya ada tiga jenis wai , yaitu jika kita memberi salam pada teman maka cukup mengatup tangan di depan dada atau setidaknya lebih rendah dari hidung untuk teman sebaya atau teman dekat. Jika kita bertemu dengan orang yang lebih tua dan kita hormati misalnya orang tua, guru, dll bahkan atasan di tempat kerja yang berbeda jauh posisinya, maka angkat salam kita menuju dahi dan agak menunduk. Jika kita bertemu dengan Biksu dan anggota kerajaan, maka lebih tinggi lagi diatas kepala dan agak menunduk. Sambil duduk bersimpuh dan menyilangkan kaki kesamping, Embum memberikan salam pada pada ayahnya. Ayahnya pun kemudian mengangkatnya kembali berdiri dan mendudukkannya di sofa.
1030.2K viewsCompletedAdded to Library 723 Times as gendong samping
Read
+Library
REUNI

REUNI

Dan berbalik masuk kamar kembali untuk mengambil dompet serta kardigan. Rumah sakit yang ada di Jalan Gatot Subroto itu tidak terlalu sibuk di jam malam. Aku dan Tama bergegas menuju ke IGD. Saat aku menghubungi Giko kembali, dia memberi tahu masih ada di IGD. Beruntung IGD nggak terlalu penuh sehingga aku dan Tama diperbolehkan masuk. Dan, tatapku langsung menemukan dua lelaki itu begitu memasuki ruangan serba putih itu. Giko duduk di salah satu kursi terlihat sedang mengompres wajahnya. Sementara Danar duduk di tepian ranjang tidur dengan beberapa luka di wajahnya, juga .... astaga kenapa dengan lengannya?
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as gendong samping
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Berondong Posesifku

Berondong Posesifku

Mereka terlihat santai duduk lesehan menikmati angin sore yang berembus pelan. Kling... Kling.... Suara lonceng kemudian terdengar. Para tamu undangan menoleh ke sebuah bangunan yang dikelilingi kaca yang perlahan terbuka. Ada seorang anak kecil yang berjalan keluar sambil melempar kelopak bunga ke atas. Di belakangnya ada seorang gadis yang membawa sangkar berisi burung dara. Di belakangnya ada lelaki yang membawa sangkar berisi burung dara lain.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as gendong samping
Read
+Library
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Dia mencak-mencak sambil berlalu pergi, aku pun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah tetangga aneh tersebut. Alhamdulillah akhirnya pergi juga wewe gombel itu, hayati sampai lelah ngadepinnya. Baru kali ini nemu tetangga absurd kaya gitu. Kalau ditanya di dunia nyata ada apa nggak? jawabannya ada. Wkwkwk. 💋💋💋💋 Sesampainya di dapur aku menaruh piring pisang goreng tadi di atas meja dekat Mas Rian dan anak-anak yang sedang makan.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as gendong samping
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

sambung Rio. Gendhis tersenyum. Dia berjalan ke kamar mandi untuk bersiap. Setelah selesai semua memakai handuk kimono Gendhis berjalan ke luar. Rio sedang duduk di balkon, Gendhis berjalan menghampirinya. "Kau mau menggodaku?" tanya Rio. Gendhis tak menjawab, dia duduk di pangkuan Rio. Aroma wangi sabun menguar dari tubuh Gendhis. Membuat Rio reflek menggigit pelan leher itu.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as gendong samping
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Aneh sekali, wajah mereka tampak ketakutan ketika melihat Gondo. “Ehmm…Kangmas Gondo, aku cuma sedikit bercanda saja dengan dia. Biasalah, malam ini kalau tidak minum tuak, mulut ini kecut rasanya,” dalih Hasta yang salah tingkah di depan Gondo. Gondo mendengus kesal "Huuh...dasar kalian gentong tuak tak berguna." Gondo mengambil gendul tuak yang terbuat dari labu kering di pinggangnya lalu melemparnya kepada Gondo.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as gendong samping
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status