Pembalasan Sang Dokter Jenius
Jauh terlalu lambat.
Joko melompat. Tubuhnya berputar di udara dengan ringan, berlawanan dengan arah jarum jam. Itu adalah sebuah gerakan yang mustahil, sebuah gerakan yang seharusnya hanya ada di film film laga. Kaki kanannya terentang lurus, tumitnya mengarah tepat ke target. Sebuah tendangan memutar tumit yang sempurna, yang sama sekali tidak Joko sadari bisa ia lakukan.
Waktu seolah melambat bagi si preman besar. Yang bisa ia lihat hanyalah sol sepatu usang Joko yang membesar dengan cepat di depan wajahnya.