Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahkota Darah sang PHOENIX

Mahkota Darah sang PHOENIX

lirih Cang Jue, tepat di telinga Zhu Linglong, hingga napas hangatnya cukup terasa bagi gadis itu. "perkuat kuda-kuda di tangan kirimu," kini gerakan fokus pada dua tangan kiri milik Cang Jue dan Zhu Linglong, "membentuk seperempat lingkaran," dan gerakan itu benar benar terbentuk selaras. Berkolaborasi antara kedua manusia.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

"Majukan kaki kananmu." Ikuti lagi permintaan sang suami tanpa protes. Ada debaran menyenangkan kala bayangan hantaman peluru dapat Liv keluarkan dari pemicu. "Apa lagi?" Dia menunggu instruksi selanjutnya, tak sabar menembak target. "Rilekskan pundakmu. Jangan terlalu tegang." Dari pinggang berpindah ke pundak, membantu pundak kecil istrinya agar lebih lentur.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

"Aku harus siap, Arthen. Sutradara Hollywood itu sangat perfeksionis. Dia tidak mau banyak menggunakan stuntman untuk adegan jarak dekat. Aku tidak mau terlihat kaku saat memegang pedang sungguhan nanti." Arthen mengambil salah satu pedang kayu (bokken) yang tergeletak, menimbangnya sebentar di tangan. "Gerakanmu tadi terlalu kaku di bagian pinggang. Kau terlalu fokus pada kekuatan tangan, padahal rahasia pedang ganda itu ada di keseimbangan putaran tubuh." Lucia mengangkat alis, menatapnya dengan nada menantang. "Oh, benarkah? Tuan CEO sepertinya tiba-tiba menjadi kritikus bela diri?"
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Tanpa Tanding

Pendekar Pedang Tanpa Tanding

Mereka mungkin membayangkan, apa jadinya jika mereka mampu mengangkat tetapi tidak kuat menahan batu dengan kedua tangan? Mereka bisa mati konyol tertimba batu! "Baiklah, supaya aturan dari ujian kedua ini lebih jelas, aku sampaikan hal yang perlu kalian perhatikan. Pertama, kalian harus mengangkat Yangtze dengan tangan kosong, seperti yang telah aku katakan di awal tadi. Kedua, kalian harus mengangkat batu setelah hitungan ketiga. Ketiga, batu harus terangkat di atas kepala dengan kedua tangan selama lima ketukan."
9.791.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Esper Terakhir Yang Mewarisi Dunia

Esper Terakhir Yang Mewarisi Dunia

“Kamu mungkin tidak bisa memperhatikan jari kakiku yang memakai sepatu. Tapi perlu kamu perhatikan untuk melakukan dorongan pivot dengan bertumpu pada ibu jari kaki kiri. Kemudian sedikit putaran pada pinggang dan juga pangkal lengang. Dalam satu hentakan dan aliran gerakan yang dinamis, kamu melancarkan pukulan sederhana lurus ke depan.” Setelah Mike mencotohkan, Mansapun langsung menirukannya dengan mudah. “Sepertinya tidak begitu sulit,” ujar Mansa. “Ya, lakukan itu sampai seribu kali” timpal Mike. Mendenagr itu Mansa langsung terkejut. “Hah? Seribu kali?!” sahutnya kaget. Anehnya Mike malah menambahnya. “Bukan, lakukan 10.000 kali. Jika kau protes lagi, dengan senang hati aku akan menamb
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Rytíř
Hi semuanya. Jika berkenan, ada buku saya lainnya berjudul "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" (Englis). Ini cerita fantasy tentang para tahanan hukuman mati yang dikirim ke dunia simulasi untuk menjalani trial. Kali saja ada yang berminat dengan cerita Lit-RPG fantasy, silakan untuk mampir
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

Diteruskan pada bagian ketiak yang juga ikut direntangkan dan ditekuk. Dilanjutkan pada bagian kaki yang diluruskan terlebih dahulu baru kemudian ditekuk di bagian lutut dan bagian pangkal pahanya. Mak Acih mengulangi sampai dua kali, agar persendian jenazah sedikit lemas dan mudah dimandikan. Sementara Neneng, walau masih canggung, tetap berusaha mengikuti setiap gerakan yang dilakukan Mak Acih.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Bukan Pria Buruk Rupa

Suami Penggantiku Bukan Pria Buruk Rupa

Namun, saat hendak memutar tumit, wanita itu mencekal pergelangan tangannya. “Jangan pergi! Temani aku sebentar, ya?”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Pak Dosen

Cinta Terlarang Pak Dosen

Lagipula sebuah dansa tidak akan membunuhnya, bukan? Adam membimbing Ayudia ke lantai dansa dan meletakkan lengannya yang kokoh di pinggul Ayudia yang ramping. Ia lalu menempatkan kedua tangan Ayudia untuk melingkarinya tepat di bagian leher. Gadis itu mengangguk patuh ketika Adam memberikan instruksi untuk setiap langkah yang harus dilakukan. “Kamu harus melingkarkan lenganmu di leher saya seperti ini, dan ikuti langkah kaki saya. Oke?”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Mengetahui kapan harus maju dan kapan harus mundur. Kapan harus menyerang. Dan yang paling penting—kapan harus mempercayakan punggung kepada orang lain. Lian Wei memutar pedang di tangannya lalu memasukkannya kembali ke dalam sarung. “Besok akan menarik.” Mingmei mengerutkan kening. “Apa?” Lian Wei tersenyum. “Aku ingin mencoba teknik tingkat kedua.” Mingmei terdiam.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

"Jangan serang sembarangan." Para petarung langsung memperhatikannya. "Bidik bagian di antara kedua kaki depannya." Ia menunjuk titik tersebut. "Lemparkan tombak. Usahakan tepat mengenai bagian itu." Beberapa pemuda segera mengambil posisi. Rowan kembali mengingatkan, "Dan jangan gunakan tombak yang sama dua kali." Salah seorang pemuda mengerutkan kening.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai saat memutar lengan kedua lengan harus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status