Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ANYELIR KUNING

ANYELIR KUNING

Nyawaku seperti dicabut paksa tatkala satu kenyataan meninju ulu hati. "Waktu itu, usahaku tak selancar sekarang. Aku tidak bisa berbuat apa-apa selain berdoa seseorang membantu kami." Kembali om Sudi menarik napas dalam dan aku masih setia dengan tangis. "Sawah warisan Bapak kalian baru saja gagal panen. Sedangkan kebun yang baru ditanami kelapa sawit tak menarik minat pembeli tanah. Kami putus asa, satu-satunya cara untuk menyelamatkan mamakmu hanya dengan cangkok ginjal. Hanya sebelah memang, tapi itu saja kami tak punya banyak uang." Akhirnya bulir bening dari sudut om Sudi jatuh. Cepat ia hapus dengan jempolnya.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 317 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Neraka 100 Hari Pernikahan

Neraka 100 Hari Pernikahan

Ferdian membuka bangunan yang terlihat seperti lumbung itu dan begitu masuk, Sarah melongo menyaksikan apa yang ada di hadapannya. Puluhan sapi berjejer di dalam bangunan tersebut, ada yang sedang duduk bersantai dan ada yang sedang menikmati rumput segar. "Ini sapi pedaging. Kalau bangunan yang sebelah itu sapi perah," terang Ferdian. "Wow! Jadi bisnis kamu peternakan sapi ya? Tapi ini kelihatan agak beda dengan peternakan sapi pada umumnya." "Iya, ini bukan peternakan biasa. Ini modern farm. Aku mengadopsi teknologi dari eropa. Dan aku juga punya karyawan yang tugasnya melakukan penelitian dan pengembangan, mereka semua sarjana peternakan."
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 558 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Istri Kontrakku Ternyata CEO Kaya

Istri Kontrakku Ternyata CEO Kaya

ucap Ibu sembari ngekek. "Ya Bukan aku toh bu. Aku mau belikan sawah untuk Ibu supaya Ibu nggak kerja sama orang kalau punya sawah atau kebun sendiri kan nanti enak ibu tinggal garap dan hasilnya diambil sendiri." Ibu tersenyum menatapku.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit

Tukang parkir itu lantas mengambilnya seraya mengucapkan terima kasih. Aku pun menarik tuas gas menuju toko alat pertanian yang berada tak jauh dari Pasar Pal Tiga. Banyak sekali alat perkebunan yang harus aku beli, diantaranya; fiber untuk memanen sawit, alat semprot, pupuk dan juga pestisida untuk membunuh gulma.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Suami Misteriusku

Suami Misteriusku

Kakek kembali mengunci pintunya. Ayam mulai berkokok di kandang belakang rumah. Aku yang telah bangun, segera bersiap memasak nasi di tungku tradisional di dapur ini. Rencananya hari ini aku dan Nek Saniah akan pergi ke kebun milik Pak Munawar. Kami akan memanen buah jambu di sana. Lumayan, upah yang didapat bisa digunakan untuk tambah-tambah biaya hidup kami selain dari hasil sawah. “Gawat! Orang gila itu berhasil kabur, atap gubuk itu rusak. Semalam rumah saya digedor-gedor sampai saya tidak bisa tidur!” ucap salah satu pekerja di kebun.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Ditiduri Majikan

Ditiduri Majikan

[Mas, bagaimana keadaan gudang perusahaanmu? [Aku enggak punya apa-apa untuk membantu, Mas. Ibuk punya tiga kotak sawah. Ibuk bisa menjualnya untuk membantu kerugianmu dan membayar ganti rugi pabrik di sebelah gudangmu] [Iya, aku tau enggak akan bisa menutup semua, tapi aku harap bisa membantu. Walau enggak seberapa]
1032.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Maka di pinggir Kampung terdapat sawah yang sangat luas, sawah yang membentang hijau dari pinggir Kampung ke sungai tersebut. Beberapa tanah di sana digunakan para warga untuk berkebun, sehingga terkadang selain sawah, juga terdapat beberapa kebun jagung, pisang, tomat dan juga kentang untuk nanti hasil panennya di kumpulkan dan dijual oleh pengepul ke pasar induk di kota. Mang Darman menyurusi jalan yang berlumpur bekas hujan yang membasahi Kampung Sepuh di hari sebelumnya, masih terlihat juga beberapa air hujan yang menempel pada padi yang mereka tanam di pesawahan itu.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 18.4K Times as gubuk sawah modern
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Jiang Xi juga memperhatikan bahwa kepala tim produksi Tim Lima ingin menjadi kepala perkebunan Cabang Tiga. Sedangkan Tim Sebelas yang dikelola oleh Sun Dashan sekarang bahkan tidak memiliki kemampuan bersaing. Jiang Xi tiba-tiba teringat video tentang alat pemanen gandum dari India, yang terdiri dari sebilah sabit besar dan pegangan kayu, dengan dua pegangan dan sebuah alat pengumpul melengkung yang terbuat dari bambu di atas sabit. Saat digunakan, cukup pegang gagangnya dan diayunkan.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
DIPAKSA JADI TKW

DIPAKSA JADI TKW

" Mobil berhenti di hamparan sawah. Apa? Sawah? Kaget ku dalam hati. Aku tercengang kok bisa di tengah gurun pasir ada sawah terbentang sangat luas. MasyaAllah, aku takjub! Mobil kembali berjalan mengitari sawah, ada kincir air raksasa yang menyirami sawah itu dengan mesin canggih. Itu rumput? Ya, itu rumput. Ada mobil pemotong rumput yang memotong rumput dan terbentuk kotak, seperti di kartun penggembala kambing, di mana ada anjing pintar yg menjaga sekumpulan kambing dan ada lelaki aneh yang jalanya seperti robot. Eehhh kok jadi ngelantur ke film kartun heeheh maaf, kebawa suasana.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
Hold off

Hold off

Entah selera humor Mika yang buruk atau Mika tidak pandai melawak. Melewati jembatan bambu, Mika di buat kagum saat melihat hamparan sawah yang sedang di bajak. Masyarakat masih menggunakan cara tradisional. Mereka menggunkan kerbau dan pacul. Belum begitu ramai karena belum masa tanam.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as gubuk sawah modern
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status