HURT
Hana pun berinisiatif untuk membuatkan minuman favorit laki-laki itu.
Joon yang sedang duduk di sofa sambil membuka-buka halaman sebuah majalah, kemudian meliriknya dengan tatapan enggan.
“Aku sudah susah payah membuatnya, lho, Oppa,” kata Hana dengan nada merajuk. Ia mendaratkan pantatnya di samping Joon.
“Terima kasih,” ucap Joon singkat sembari menerima mug yang disodorkan Hana dan meletakkannya di atas meja di hadapannya.
Hot Chapters