TERNYATA ISTRI PEMBAWA HOKI ITU (TIREN)
Tanya Karto dengan suara serak, sementara Darto mengangguk pelan, menunggu jawaban.
Di depan mereka, Ki Badra duduk bersila, tangan kanannya memegang kemenyan yang mulai menyala, asapnya mengepul tipis membentuk lingkaran samar di udara. Matanya terpejam dalam, wajahnya keriput menegang seolah menembus batas dunia nyata. “Tunggu dulu,” ucap Ki Badra dengan suara berat dan bergetar, “Aku harus mengerahkan kekuatan batin, mencari celah kelemahan wanita itu.”
Hot Chapters