Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9209.1K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as hamba mu
Read
+Library
Handa

Handa

Flashback off Handa mengalihkan pandangannya dan menarik nafas dalam-dalam. Dia menundukkan kepalanya, bulir-bulir bening air mata menetes di pahanya. Handa mengusap air mata di pahanya, dengan sedikit gerakan maju tangannya sudah mengepal, lalu memukul pelan pahanya berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri. Handa mengangkat kepalanya sambil menarik nafas dalam-dalam, dengan punggung tangannya Handa menyeka air mata yang telah membasahi pipinya, lalu pandangannya kembali beralih keluar jendela menyaksikan pemandangan alam Laut Jawa yang indah. Handa melepas ikatan rambutnya lalu menggunakan ikat rambutnya sebagai gelang di tangan kirinya, ia mulai menyandarkan kepalanya lalu melemparka
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as hamba mu
Read
+Library
Hamil Anakmu, Mas

Hamil Anakmu, Mas

Kata ku "Oke. Aku tunggu permainanmu." Tangan sudah terikat. Aku menaikkan tangan mas Abi, tertempel di kaca belakang mobil. Langsung saja aku terjun ke leher mas Abi, mencoba untuk merangsang gairahnya lagi. Bermain-main dengannya ternyata menyenangkan. Tidak cukup dengan di lehernya, aku sengaja hendak menciumnya, dan ketika ia ingin membalasnya, aku langsung melengos. Kembali lagi ke lehernya.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as hamba mu
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

Sahut Bu Ambar "Bisa jadii.. Atau malah....." Kata Bu Cindi mengantungkan kata-kata yang akan di ucapkan "Apa sih? Dari tadi di potong-potong mulu kalau cerita" kesal Bu Ami. "Hehehe.. Jangan-jangan di Bogor, Pak Aryo kerjanya gak Halal lagi. Mangkanya keluarganya jadi berantakan." Tebak Bu Cindi
108.8K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as hamba mu
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

“Duuuuuuutttt,, duuuuuuuttd,, broottt, pruuuuutttt.” “Ampun Mbak, Ampun.” teriakku di telinganya. Hahaha. ____________
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 454 Times as hamba mu
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

--- ### **Bab 32: Amarah Sang Ratu** Hujan abu turun menyelimuti hutan mati di pinggiran Sektor Hitam, menutupi tubuh dua insan yang tergeletak di atas tanah yang retak. Haneul memeluk tubuh Hamin yang dingin, tidak memedulikan bau logam dan asap yang keluar dari rongga dada bionik pria itu. Jantung bionik yang selama ini menjadi penopang hidup Hamin kini hanyalah sebuah mesin mati, menyisakan kesunyian yang mencekam.
893 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as hamba mu
Read
+Library
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

_________Ambar_rawa__________ Yuk komen yuk.. haduh masih berjuang untuk memikat pembac, semoga bulan ini pembacanya melejit.. Amin 🙏
102.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as hamba mu
Read
+Library
PAMANKU SUAMIKU

PAMANKU SUAMIKU

dasar cewek! ''Udah dari sononya bang, mo gimana lagi?!'' sahut Aruna mengelak secara halus, ''Kita bukan muhrim tapi abang jalan ngedempet saya... jauhan dikit napa!'' ''Ya, enggak bisa d0ngo!'' ''Kalo enggak begini, udah jelas lu pasti kabur...''
6.0K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as hamba mu
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 39 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Belum sempat menyempurnakan jawaban, sesuatu yang lembut dan hangat terasa begitu saja tanpa aba di atas bibir tipis sang wanita. Tanpa kata apalagi permisi, pria yang mulai dikuasai iblis memberikan kecupan mesra dan penuh gairah. Debar yang mulai tidak bisa menahan gejolaknya mendadak seperti mendapat guyuran air langit. Sejuk.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as hamba mu
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

teriak Ruby, melempar alat rias ke berbagai arah. Bams Hamilton, ayah Andre, sangat geram dengan sikap anaknya yang telah melewati batas. Ia mencoba menenangkan Ruby, namun tawarannya ditolak mentah-mentah. Hati Ruby terlalu dipenuhi kekecewaan yang membuncah. Bams pergi dengan hati tak tenang. Tangannya terkepal erat, lalu ia menaiki altar dan meraih mikrofon. "Semua harap tenang, masalah ini akan segera diatasi! Mohon kesediaannya!" tegas Bams dengan lantang.
929 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as hamba mu
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status