Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nona, Yakin Nggak Mau?

Nona, Yakin Nggak Mau?

Sesekali matanya diam-diam melirik Reno yang duduk santai memainkan ponsel barunya yang kadang Reno masih bertanya pada Viona bagaimana cara pakainya. Suasana di antara mereka mulai terasa jauh lebih ringan dibanding beberapa hari terakhir. Tiba-tiba ponsel Reno yang tergeletak di atas meja bergetar. Reno yang sedang menuang air minum spontan menoleh. "Siapa ya?" Reno meraih ponselnya. Keningnya langsung berkerut. Sepertinya nomor luar negeri dan tidak ada nama. Reno sempat ragu beberapa detik sebelum akhirnya menggeser tombol jawab.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 295 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Kertas nomor telepon bule dan rahasia pertemuan Hana di lobi kini terkubur di bawah tumpukan selimut sutra yang mulai berantakan. Napas Hana tersengal, dadanya naik-turun dengan cepat seiring dengan gairah yang membakar setiap inci kulitnya. Ia merasa seolah-olah seluruh tubuhnya adalah rangkaian kabel yang dialiri listrik tegangan tinggi saat lidah Ucup yang sedikit kasar—namun sangat lincah—bergerak dengan presisi di ujung gundukan bukit kembar miliknya. "Ahh... Bang..." desah Hana pecah. Suaranya serak, tak sanggup lagi menahan sensasi yang dikirimkan pria itu ke pusat sarafnya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Sehangat Dekapan Janda Muda

Sehangat Dekapan Janda Muda

tanya Reina, tatapannya memelas dengan senyum manis untuk membujuk. “Di mana?” tanya Arka lagi. Reina terdiam sejenak mengingat nama tempat yang akan didatanginya nanti malam. “Bar Haze.” Reina menatap Arka yang masih diam. “Bolehkan, Kak?” “Ya.” Arka mengangguk singkat. “Itu bar milik teman kakak.” “Benarkah?” Senyum manis merekah di bibir Reina. Melihat senyum manis wanita di hadapannya, Alvano terpaku. Dia sangat merindukan senyum itu. Namun, pandangannya teralihkan dengan suara Arka yang mengajaknya bicara.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

kata Radit sok santai. Hana mendelik, “Rejeki? Saya cuma mau makan siang, Pak. Bukan audisi ikut kuis ‘Siapa Paling Narsis’.” Radit mengangkat alis, tersenyum menantang, “Kalau ini kuis narsis, kamu udah gugur duluan. Soalnya kamu kebanyakan diam, takut kalah bersinar sama aku?” Hana menaruh sendoknya pelan, “Bukan takut, Pak. Saya cuma nggak mau bikin Bapak insecure. Tau kan, ada yang gantengnya biasa aja tapi tingkahnya kayak seleb Korea.”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Tanpa Status

Tanpa Status

Rendy mengingatkan Nico sambil tertawa Nico mencoba untuk tak percaya pada ucapan Rendy. Wanita cantik dan anggun seperti Jessica tentu bisa mendapatkan pria lajang yang kaya. Nico memilih berkutat dengan layar komputernya di hadapannya dan tidak memedulikan ucapan Rendy yang menurutnya tak masuk akal. *** "Siapa yang bernama Andien di sini!" tiba-tiba seorang wanita berusia sekitar empat puluhan tahun masuk dan membuat kehebohan di kantor. "Mana dia? Dasar Pelakor!"
103.1K viewsOn holdAdded to Library 79 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

"Kalau gitu kak Nara kasih tahu gimana caranya, supaya bisa nempel di dinding. Tapi sepertinya gaya cicak di dinding dengan gaya jaring laba-laba lebih keren laba-laba dong ya kak. Soalnya ada jaring-jaringnya seperti spider-man." Kini gantian Hana yang menertawakan Nara. Bersyukur mereka duduk sedikit berjauhan dari Mita, surya dan yang lainnya, sehingga ketiga wanita muda itu lebih leluasa saat bercerita. Walaupun cerita mereka mengarah ke arah yang nyeleneh seperti ini. "Ini anak umur berapa sih kok kayaknya polosnya kelewatan nggak pernah nonton kali ya." Nara berbisik di telinga Hana.
9.492.9K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as hanabi telanjang
Read
+Library
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

Air mineral, beberapa jenis makanan ringan, serta rokok yang mendominasi etalase kecilnya yang terbuat dari kayu dan kaca. "Permisi, Bu." Agnia memberanikan diri untuk menyapa wanita yang sedang sibuk menghitung uang itu. Hari masih terlalu pagi, tapi raut muka wanita itu sudah terlihat sangat kelelahan. Sepertinya dia berjualan di malam hari. Dahi wanita itu langsung berkerut saat mendapati Agnia berdiri di depan pintu warung pinggir jalannya.
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hanabi telanjang
Read
+Library
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Sesekali jeritan kecil keluar dari mulutnya saat sang ibu menjauhkan layar ponsel darinya. "Halo Papa, lagi ngapain? Anan kangen." Hani menirukan suara anak kecil sembari melambaikan tangan Hanan ke arah kamera. Aiman yang mendengar dan melihat itu tertawa keras. Sungguh dunia terasa sangat indah kini.
9.844.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

Menahan nafas beberapa detik untuk mengurangi rasa tegang yang datang menyerang. Nadia memperhatikan Nayla yang seketika diam dan terlihat tidak nyaman saat kakak sepupunya melingkarkan tangan. Ia mengambil hanphone, pura-pura asyik dengan benda pipih itu, padahal tengah mengamati sepasang suami istri di hadapannya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

Aku pura-pura mikir, lalu bilang, “Mungkin sejak pertama kali kamu suruh aku ambilin flashdisk rapat tapi ujung-ujungnya kamu ngajak ngobrol 15 menit.” Arga ngakak. “Itu bukan ngajak ngobrol, itu... mancing.” “Mancing?” “Iya, mancing kamu biar lebih sering nyapa. Eh ternyata malah nyantol di hati.” Aku terdiam. Senyumnya mencairkan embun di dadaku. Lagu berganti. “Terlalu Manis” dari Slank mengalun, dan tanpa sadar kami ikut menyanyi lagi.
5.51.6K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as hanabi telanjang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status