Dimanja Om Tampan
Mahesa menyipitkan mata, merasa cucunya itu bagai seekor rubah, licik dan kejam, seandainya gadis itu tidak memeras uangnya, pasti dia juga akan tertipu, kecantikan Lilly, memang tidak bisa diingkari mampu membius beberapa orang.
Mendengar Tuan besar Aslan berdehem, mata para tamu beralih pada hidangan di atas meja yang sudah hampir dingin. Waktu makan malam hampir lewat, dan Aslan mengajak tamu-tamunya untuk segera menikmati hidangan.
Ketika Lilly duduk, table manner-nya menjadi sorotan dan membuat Mayang serta Alena merasa malu.
Para pria dari keluarga Morgan pun tak ada yang melirik ibu dan anak tersebut, sementara semuanya terpesona dengan sikap Lilly.
Capítulos Populares