Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu Part 8 : Hantunya Tertangkap Syilvina, Riko, kalian memang hantu! Umpatku kesal, dengan rahang yang mengeras dan mengepalkan tinju. Dada ini terasa begitu sakit dan tanpa terasa, air mata meleleh begitu saja. Hah, aku menangis! Aku tertawa dalam kepedihan. Mungkin tak ada sejarahnya seorang pria menangis dan ini hanya ada di dalam cerita sinetron udang terbang tapi aku nyata mengalami hal ini. Sekuat apa pun lelaki, tapi jika hatinya terlalu sakit, maka menetes juga air mata.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 833 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

gumam Rayna "Kamu kenapa sayang? Apakah Selvi melakukan hal yang tidak menyenangkan terhadapmu?" Ravin teringat kembali dengan peristiwa barusan saat melihat guratan, garis merah memanjang di lengan istrinya. Sangat kontras sekali dengan kulit Rayna yang kuning langsat cenderung putih. "Kamu seperti tidak tahu saja bagaimana keluarga Ziyad. Mama Widya dan Selvi itu sebelas dua belas. Mereka sama-sama matre," keluh Rayna. Nada suaranya seperti frustasi.
9.868.6K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

"Makanya, Emak akan kembali membawa doa tolak bala, untukmu, Nak. Tapi, selesaikan dulu ceritamu tentang Kumara Merah itu." "Satu lagi yang baru datang, gadis dengan cahaya merah tua lebih kehitaman, dengan muka rusak, wajah satunya cantik, tapi menatap tajam dan seperti membenci, Min. Dia ingin mencelakakan Min." "Astagfirullaah. Kamu harus hati-hati sama yang itu, Min." "Iya, Mak." "Kalau satu laginya, bagaimana?" "Dia Kumara merah yang keemasan warnanya. Pernah menampakkan diri, seorang gadis Noni Belanda. Dia meminta tolong pada Parmin untuk menelusuri keluarganya."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 5 ——————————————————— Waktu sudah menunjukkan lewat dari pertengahan malam. Suasana alam nyaris sunyi tanpa suara-suara sebagaimana biasa. Hanya lengking binatang mungil di luar yang tidak pernah mau berhenti menjerit-jerit khas. Beradu tembang bersama nyanyian burung hantu, sesekali turut menyahut.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Teror Berdarah

Teror Berdarah

Sebab yang mengherankan adalah, ternyata aksi penuh darah tersebut hanya terjadi di sana. Bila terdengar kasus pembunuhan, maka tidak seberat kasus yang dihadapi sekarang. Sungguh membingungkan. Memasuki halaman rumah, Yonna turun dari motor. Dengan bantuan Luther, ia dapat melepaskan helm. Langit mulai menggelap. "Ayo, kita masuk!" ajak Yonna menggenggam tangan Luther.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Tiba-tiba Rama teringat sesuatu. “Astaga....aku ingat sekarang,” gumamnya dengan yakin. “Tato itu aku pernah melihatnya dimana ... Ini sungguh mengerikan. Semoga ini tidak ada hubungannya dengan Angel,” ujarnya cemas. Dia teringat, sekitar 2 tahun lalu pernah terlibat dengan sebuah kelompok aneh yang meminta jasanya. Dia berharap kemunculan mayat dengan tato itu bukan pertanda buruk untunya di masa depan. Karena menurut rumor, jika sudah berurusan dengan mereka maka tidak akan ada jalan untuk keluar. Rama mengusap tengkuknya, membayangkan sesuatu yang sangat mengerikan.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

Ketika kami sampai di sebuah tikungan sempit …. Brak! Disertai dengan teriakan menyeramkan, lampu merah berkedip menyala, dan seorang NPC berlumuran darah tiba-tiba melompat keluar dari dinding! “Aaah …!!” Kerumunan langsung kacau. Para pengunjung yang ketakutan berlarian tanpa arah dan memisahkan kami. Jantungku berdegup kencang, pikiranku kosong. Aku berbalik dan berlari ke arah semula sembari menjerit.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Mata hitam. “Jangan masuk, Na… darahmu bukan milikmu lagi,” bisiknya. Naira bergetar, tapi langkahnya maju. “Aku bukan cuma darah. Aku warisan yang menolak punah.” Dinding bergetar keras. Gerbang batu itu perlahan terbuka, memperlihatkan ruang hitam yang memantulkan cahaya merah di tengahnya. Di sana berdiri sosok tanpa wajah, tubuhnya terdiri dari urat-urat merah yang bergerak sendiri seperti hidup.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

“ASTAGHFI…AAAARGH!!” Motor itu oleng dan hampir tergelincir ke depan saluran air. Pengendaranya kabur terbirit-birit setelah melihat sosok hantu yang berlumur darah dengan wajah hancur di satu sisi dan melayang begitu saja menembus udara. Jaka melongo melihat kejadian itu, seakan nonton layar tancap edisi terbatas. “Eh?!”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
Benang Merah

Benang Merah

tanya Malvim cemas. "Hm, masih sakit sih Kak, tapi ayo kita pulang saja" jawab Aileen lemas. Ketika Aileen berdiri dari bangku halte itu, betapa terkejutnya Malvin melihat bagian belakang celana Aileen. Celana ia dipenuhi noda darah, sialnya kala itu Aileen memakai celana jeans pendek berwarna putih gading, sehingga terpampang nyata darah merah itu tembus mengenai celananya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as hantu mata merah berdarah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status