Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

Setiap kalimat mereka bagai jendela kecil menuju keberanian. ⸻ Di akhir sesi pertama, Dinda meminta mereka menulis satu paragraf: bukan tentang kisah mereka, tapi tentang harapan. Beberapa menit kemudian, kotak obrolan dipenuhi potongan-potongan harapan sederhana namun menyentuh: “Aku ingin suatu hari, menulis tanpa air mata.” “Aku ingin mengenang, bukan membenci.” “Aku ingin mengucapkan selamat tinggal pada rasa bersalah.”
88.8K viewsOngoingAdded to Library 307 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Jangan. Kita tidak sedang berperang dengan kegelapan. Kita sedang mencoba menjinakkan terang yang ditinggalkan terlalu lama.” Lena melangkah maju. Tangannya memegang pena kecil yang dulu ia temukan di balik dinding Perpustakaan Tertutup. Pena itu tidak punya tinta, tapi setiap kali ia mengayunkannya di udara, cahaya kata kata muncul. Dia menulis satu kalimat. Biarlah cerita ini tetap memiliki akhir, tapi jangan pernah memenjarakan harapan.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Tapi dunia ini tidak pernah diciptakan untuk utuh. Kau tahu itu, bukan? Dunia yang tidak tertulis adalah hasil dari pilihan-pilihan yang ditinggalkan. Penulis menolaknya. Editor menghapusnya. Dan kini, kau mencoba menulisnya kembali?” Lena menggenggam pena metafisik di tangannya, sebuah pena yang muncul sejak ia menolak menghapus dirinya dari sistem. Pena itu terbuat dari cahaya pemahaman dan tinta kenangan. Ia menulis di udara satu kata: “Harapan.”
2.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Beberapa surat telah disegel dengan lilin merah, menunggu kesempatan untuk diserahkan kepada penerimanya. Pandangan Harvey pun jatuh pada kertas putih terakhir. Saat ini pandangannya sudah sangat kabur, seperti orang yang memiliki minus lebih dari lima. Angka ini terus bertambah dengan cepat dalam setiap menit dan detik. Dia menulis banyak, tetapi di saat terakhir, tangannya gemetar dan pandangannya makin kabur. Teringat akan masa lalu, air mata pun jatuh di atas kertas surat tersebut.
9.5981.0K viewsCompletedAdded to Library 24.5K Times as harapan di ujung pena
Show Reviews (394)
Read
+Library
Pey hakiki
hai kak author, aku adalah salah satu penggemar berat novel kaka ini, tadi aku buka PF sebelah "orange", aku gk sengaja liat buku dengan judul " antara dendam dan penyesalan", aku cuma mau nanya apakah yang ulpoad disana kaka juga? , aku cuma khawatir ada yg plagiat novel kaka yang satu ini.
Rita Andriani
Novel ini selesai di bab 1674. Akhirnya selena menikah lagi dgn Harvey sirah mati di tembak sma lupa namanya tp itu loh laki2 yg nembak mati yg lindungi selena. Tp dia jg mati kakek tua dr tuan bennett yg dikira udh meninggal ternyata masih hidup. guru slena jg penjahat tp akhirnya dia jg mati
Read All Reviews
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

Kini, tangannya kasar karena jalanan, kuku-kukunya penuh lumpur dan kotoran yang bahkan sulit disebutkan. Anak laki-laki di sampingnya tampak sangat kurus, tulangnya menonjol, dan seorang anak perempuan, mungkin putrinya, memungut permen lolipop dari tempat sampah dan langsung memasukkannya ke mulut. Aku menyaksikan semuanya, kehancuran hidup Vincent. Inilah akhir yang pantas dia dapatkan. Dia telah kehilangan segalanya dan jika aku tetap bersamanya, aku pasti akan berakhir di posisi Rosa.
38.1K viewsCompletedAdded to Library 990 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Lipatan kertas ungu pun muncul, masih utuh meski warnanya memudar. Kirana menarik napas sebelum membuka lipatan itu perlahan, sementara Mahira, yang sejak tadi menatap dengan mata berbinar, merapatkan tubuhnya. Rasa ingin tahunya tak bisa disembunyikan. Di atas kertas ungu itu, baris demi baris tulisan rapi memenuhi halaman. Setiap huruf ditulis dengan telaten, penuh hiasan kecil di ujung-ujungnya. Harapan seorang remaja lima belas tahun tergores di sana, tidak sederhana, tapi juga tidak berlebihan.
9.5141.0K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as harapan di ujung pena
Show Reviews (18)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

Kertas ditangannya disodorkan ke arahku, sontak aku mundur menjauh darinya. “Dari situ aja, jangan terlalu dekat,” pintaku. Ilham menyodorkan kertas ke arahku tapi posisi tubuhnya tetap tegak di tempat tidak seperti sebelumnya yang condong ke arahku. Aku membaca tulisan ustadzah Tyas. “Oh, daging sop-sopan,” kataku. Ia mengulang ucapanku kepada penjual daging setelah itu kami sama-sama terdiam.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

Kenapa harapku melampaui logikaku? Aku terus membaca berulang-ulang kalimat singkat dan padat itu untuk memastikan makna yang sesungguhnya, tapi hasilnya nihil dan aku hanya bisa tetap berekspektasi lebih. Arght! Dosakah bila menyimpan setitik harap pada dia yang bak bulan di atas sana? Indah, menenangkan, dan mudah dilihat, tapi mustahil menjangkaunya. ***
1039.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Tukang Bakso Jadi Miliarder

Tukang Bakso Jadi Miliarder

Dan di suatu sore, saat Hana duduk di taman bersama putranya yang sudah bisa tertawa, ia menulis sebuah catatan kecil: “Kadang cinta tak datang dalam bentuk yang sempurna. Tapi selama kita jujur dan berani menatap ke belakang, kita bisa menemukan keindahan dari luka yang dulu ingin kita lupakan. Seperti hujan yang turun di pegunungan—dingin, sunyi, tapi memberi kehidupan.” ***
3.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Setiap langkah adalah kalimat baru yang mengalir, setiap pikiran adalah cerita yang menunggu untuk ditulis. Kami berdiri di tengah sebuah padang luas, terbuka untuk setiap kemungkinan, sementara tulisan-tulisan yang belum selesai mengambang di udara, menunggu sentuhan terakhir dari tangan kami. Arga menatapku, wajahnya tegang tapi penuh harapan. “Apa yang kita lakukan sekarang?” Aku menunduk. Di tanganku, pena itu masih ada, berat dan bercahaya, seolah mengingatkan aku pada semua yang telah kami tulis.
914 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status