Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

sahut adiknya Lilian Di ruang tengah mereka terlihat sedang menonton acara televisi bersama dan sama sekali tidak mesakan kegelisahan dalam diri mereka. Lilian yang kemudian melihat acara televisi dan itu membuatnya seketika merasa terhibur karena yang di lihatnya itu adalah acara komedi. Keluarganya terlihat berkumpul bersama dan mereka terus tertawa karena ulah komedian yang membuat acara tersebut semakin seru saja. Malam ini di suatu tempat terdengar isakan seorang gadis sedang menangis dan suara tersebut terbilang sangat pelan karena suara hujan sehingga tertutupi. Gadis tersebut seperti sedang menangis sekaligus ketakutan di balik sebuah gudang yang sangat gelap. Cahaya petir yang menya
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap kali hujan turun, kamu akan terkenang dengan kejadian menyakitkan itu. —Tere Liye— Sh*t! F*ck you, Vlad! *** Bersambung
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 472 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

ujar Reandra lirih. Pemuda tinggi bertelinga unik itu akhirnya memilih beranjak untuk pulang. Setelah memanggil menu jas hujan pada jaringan penyimpanan, Reandra mulai melangkah keluar. Terlihat jalanan yang basah dengan genangan air menghiasi dan hujan juga tinggal menyisakan rintik. Namun, beberapa orang memilih bertahan untuk berteduh walau sebenarnya mereka memiliki teknologi mutakhir agar tidak perlu takut dengan basahnya air hujan. Misalnya, baju anti air yang bisa menyesuaikan dengan suhu lingkungan. Atau payung hologram yang bisa melindungi keseluruhan tubuh walau terlihat begitu transparan.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menjadi Istri Musuhku

Dipaksa Menjadi Istri Musuhku

Ia melangkah mendekat, berdiri di sisi meja Viel, dan menunduk untuk memperhatikan peta yang rumit itu. "Kau menggunakan jalur perdagangan utama," ujar Petra pelan, jemarinya menunjuk ke arah jalan setapak yang ditandai tinta merah oleh Viel. "Di peta ini, jalur itu memang terlihat paling efisien, tapi bagi orang Halfghon, lembah itu dikenal sebagai 'Perangkap Hujan'. Tanah di sana tidak akan pernah kering hingga musim panas berakhir." Viel mendongak, menatap Petra dengan intensitas baru. "Lalu, bagaimana kau akan menggerakkan ribuan kereta pasokan melintasi medan ini tanpa terdeteksi?"
752 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

Hujan turun membasahi bumi sore itu. Hujan adalah salah satu hal yang tidak disukai Keira. Gadis mungil bernama lengkap Keira Fuschia Harris ini berusia 15 tahun. Ia memiliki paras hampir sempurna seperti putri di negeri dongeng. Cantik, putih, tinggi, badan proporsional, rambut hitam legam dan punya senyum menawan. Hampir sempurna, bukan? Tapi manusia tetap saja manusia, tidak ada yang sempurna. Mudah galau jadi kelemahan Keira. Apalagi saat melihat hujan seperti ini. Ingin sekali ia berjalan di bawah rintikan air itu agar tidak ada yang melihatnya menangis.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sepucuk Surat Cinta

Sepucuk Surat Cinta

terang Hyra. “Nggak lihat diluar hujan, kalo tetep naik motor basah kuyup dong.” Haidar yang tak mau kalah. “Ya pake jas hujan.” “Nggak ah ribet! Enakan juga naik angkot nggak kena hujan, nggak basah-basahan, nggak ribet-ribet pake jas hujan.” Haidar pun terkekeh ketika melihat wajah Hyra yang sebal karena kalah debat dengannya.
9.52.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

“Yang berulang tahun hari ini kan Ibu Berti. Kenapa jadi aku yang dapat kado?” “Anggap saja ini hari keberuntunganmu.” Tanpa disangka, Jeri pun membeli satu lagi jas hujan tebal yang harganya bahkan lebih mahal dari yang Laureta pilih. Awalnya Laureta tidak mengerti. Bukankah Jeri ingin menghemat uang dan menunggu sampai gajian untuk membeli jas hujan baru? Lalu setelah membayar jas hujan itu. Ia menyerahkannya pada Laureta.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Sebagai ahli racun yang bahkan meremehkan dokter genius Bayu, Satya tahu betapa berharganya Teratai Sanoya. "30 miliar." Regina langsung marah. Satya menggertakkan giginya dan berkata, "40 miliar!" Regina tidak menyerah sama sekali. "60 miliar!" Harga yang ditawarkan makin lama makin tidak masuk akal. Apalagi, kenaikan harganya juga tidak normal. Hal ini langsung menimbulkan sensasi di kalangan para tamu. Satya menggeram, "100 miliar!"
9.5214.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Nyonya Besar

Jatah Malam Nyonya Besar

ujar Heri buru-buru sebelum dimaki lebih jauh. Heri berlari kecil menuju teras depan. Hujan turun sangat deras, seperti tumpah dari langit. Di ujung jalan kompleks, ia melihat kepulan asap hitam meski diguyur hujan, berasal dari tiang listrik utama. Ada percikan api yang menyambar-nyambar sisa sambaran petir tadi. Heri yakin, gardunya meledak.
10158.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai harga hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status