Tetanggaku Luar Biasa
-dmr-
“Ah, masa telur di sini seperempat enam ribu. Orang di warung Bu Hajah aja sekilo cuma dua puluh dua ribu, kok,” protes Bu Lisa. “Dagang itu emang tujuannya buat cari untung, tapi ya, jangan keterlaluan, dong.”
Aku yang juga sedang berbelanja di warung milik Santi ini pun kesal dengan omelan Bu Lisa si tetangga baru.