Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya
“Terima kasih Bu, tapi Hazna tidak memerlukan semua itu, Hazna ingin pernikahan Hazna utuh, tanpa ada wanita lain di hati suamiku, semenjak Hazna mengandung, Hazna menjadi sensitif, rasa cemburu sebenarnya membakar hati dan jiwaku Bu,“ balas Hazna, terlihat netranya berkilat menahan tangis.
Ratna memeluk Hazna, ia tidak berucap lagi, ia sudah pernah berada di posisi Hazna, harus menahan rasa sakit di hati, kerena suami yang mendua, bahkan memliki anak dari perempuan lain, berbagi cinta yang tak berujung, tanpa terasa air mata Ratna mengalir di pipinya.
Hot Chapters