Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ayahku Tidak Tamat SD

Ayahku Tidak Tamat SD

Ngapain mereka pergi berduaan? "Ingin kubunuh pacarmu Saat dia peluk tubuh indahmu Di depan kedua mataku Hatiku terbakar jadinya, Aku cemburu Aku cemburu jadinya...." Tari terpingkal-pingkal dengan tawanya yang masih saja melanjutkan lagu yang entahlah apa judulnya. Tapi, rasanya isi lagu itu benar-benar ada pada diriku. Aku cemburu. Cemburu sekali. Ahh...Pak Askari....Andai kamu tahu sepasang mata ini yang tengah melihatmu dengan bu Meri. Perih.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Cinta Dua Jiwa

Cinta Dua Jiwa

gumam Jing Tian. "Oh, Dewa Langit. Mengapa kau harus mengirimku ke bumi hanya untuk mengurus jiwa yang tidak tahu berterima kasih ini? Kenapa aku harus berhadapan dengan jiwa seperti ini? Ada apa ini? Dosa apa yang aku perbuat dikehidupanku sebelumnya. Sampai aku harus bertemu dengan jiwa ini," batin Jing Tian. Dia terlihat sedang berbicara, tetapi suaranya tidak terdengar oleh Sese. Gadis itu hanya melihat Jing Tian sedang menggoyangkan bibirnya. Seolah-olah sedang melafalkan mantra.
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Perpisahan Dua Hati

Perpisahan Dua Hati

] [Maaf, nanti aku ganti dua kali lipat. Tanganku gemetar hingga tidak mampu memegang ponsel. Melihat napas ibuku makin melemah, hatiku rasanya hancur berkeping-keping. Saat kondisi bingung, aku melihat tas yang kupegang, ini adalah harapan terakhirku. "Ini adalah tas yang dibelikan putraku, edisi terbatas, harganya setidaknya berkisar 200 juta lebih, kalian operasi ibuku dulu, sementara aku jual tas ini, bagaimana?"
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

Ya Tuhan, apa ini Karma Mendua. Kenapa datangnya bertubi-tubi,' gumam Herman dalam hati. Herman melongo dia merasa ini seperti mimpi. Apa-apaan ini, kok bisa kemalangan demi kemalangan datang bertubi-tubi. Apa ini yang dikatakan kalau doa istri pertama itu selalu di kabulkan dan doa Mona adalah melihat aku miskin?
17.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Lirik yang ku dengar adalah. 'Mengapa kau pergi? Mengapa kau pergi Di saat aku mulai mencintaimu? Berharap engkau jadi kekasih hatiku Malah kau pergi jauh dari hidupku' Aku tahu Askara sedang mengungkapkan hatinya aku langsung berpaling dan melihat ke jendela. Andai kau tahu Askara Cintaku padamu lebih besar dari yang kau bayangkan sebelumnya, kamu hanya tidak perlu memahami, karena aku akan megubur Arimbiku bersama dengan perasaanku padamu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Bosan sudah ku menyimpan rasa kepadamu Tapi tak mampu kuberkata di depanmu Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia Tapi jika belum jodoh aku bisa apa Tak bisa kupaksakan dirimu Tuk jadi kekasihku bila tak jodohku Aku tak mudah mencintai Tapi mengapa denganmu aku jatuh cinta Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia Tapi jika belum jodoh aku bisa apa Lirik : Devano Danendra. Menyimpan Rasa.
9.723.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Ketika Hati Mulai Mendua

Ketika Hati Mulai Mendua

"Munafik, pura-pura sedih. Padahal hatinya senang sekali." "Hei nggak boleh ngomong kayak gitu. Bagaimanapun juga Leni itu kan pelakor, merebut Fandi dari istri pertama." Banyak sekali kudengar orang berbicara yang membuat hatiku semakin sakit. Mereka tidak merasakan seandainya ada di posisiku. Berapa banyak air mata yang aku keluarkan karena kelakuan Leni dan Mas Fandi. Berapa banyak hati yang tersakiti oleh kelakuan mereka. Tapi percuma saja menjelaskan kepada mereka. Ah, sudahlah, hanya Allah yang tahu.
10101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

"Ya aku gila karena kamu, Humaira." Ayu subacribe, follow dan rate bintang lima ya kawan. Terimakasih sudah membaca karyaku. 🌷🌷🌷
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

Judul: Wanita lain dalam hatiku (Maafkan amu, istriku) *** "Benar, Dek. Abang sedang kecewa, kecewa pada diri Abang sendiri karena telah menyakiti perasaanmu," ucapku dengan menggenggam tangannya.
9.6108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Tidak Semudah itu Melupakanmu

Tidak Semudah itu Melupakanmu

“Sayang … aku-“ Damian menarik tangannya dengan ketus, menatap wanita itu dengan tatapan tajam, setajam kilatan petir. Kemarahannya ia lampiaskan pada wanita yang menghancurkan rumah tangganya. “Enyahlah dari hadapanku, wanita penipu seperti kamu tidak pantas ada di dihadapanku.” “Sayang aku-“ “Jangan panggil aku sayang, aku membencimu. Kalau kamu tidak datang merayuku, rumah tanggaku akan baik-baik saja sampai sekarang.” Irena masih mencoba berkelit, “Vanesa berbohong.” Damian berdiri menatap tajam wanita selingkuhanya, “Bagaimana dengan kehamilanmu? Apa kamu akan mengatakan sesuatu?”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik lagu mengapa mudahnya hatimu mendua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang tragis sekaligus relatable dari lirik 'terlanjur mendua' itu. Bagiku, ini bukan sekadar soal perselingkuhan fisik, tapi lebih ke kondisi emosional dimana seseorang sudah tidak bisa memberi cinta sepenuhnya lagi. Kayak ada titik di mana hati udah terbelah, entah karena penyesalan, kebiasaan, atau mungkin ketakutan untuk sendiri. Lagu-lagu pop Indonesia sering banget ngangkat tema ini karena relate sama budaya kita yang kadang memaklumi 'status quo' dalam hubungan.

Yang bikin menarik, lirik ini juga bisa dibaca sebagai metafora untuk konflik generasi milenial. Terjebak antara komitmen tradisional sama godaan modern. Aku sering denger temen-temen yang stuck di hubungan setengah-setengah, gak berani putus tapi gak bisa juga sepenuhnya setia. Mungkin itu sebabnya lagu dengan lirik kayak gini selalu laku, karena nyerempet-nyerempet realita yang banyak orang alami tapi gak berani ngomong.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status