Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Gadis itu pergi meninggalkan diriku. "Bos. Saranku, janganlah bersandar pada dua hati. Jika salah satu diantara mereka patah, maka ada hati pilihanmu yang tetap teguh. Tapi jika kau pilih keduanya dan dua-duanya sama-sama patah maka tidak akan lagi ada hati yang tersisa. Kehilangan keduanya kurasa lebih terasa berat." "Sok tahu!" Umpat Angga disertai lambaian tangan seolah mengusir Viki.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
AMBISI WANITA SIMPANAN

AMBISI WANITA SIMPANAN

Lalu menelan saliva. Citra menaruh pena yang dipakai untuk menandatangani ke atas meja. Pandangannya kemudian beralih pada Galih. "Apa... kamu hanya menjadikannya untuk pemuas nafsu* saja, mas? Kalau itu niat kamu mas, berarti kamu laki-laki yang sangat mengerikan. Lebih mengerikan dari seorang orang yang mendua. Karena kalau orang mendua berarti ada rasa pada wanita kedua dan bukan dijadikan pemuas nafsu* belaka."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

" ada dua hal yang kamu harus tahu, pertama kalau hatimu itu satu, jadi tidak akan bisa kau huni dengan dua hati" Rayanza termenung, Ia merasa ada sesak dihatinya, kini Ia benar-benar tidak tahu sebenarnya apakah yang dirasakannya ini, Erika kah, atau Anita?.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

"Bukan ditutupi Pak, tapi buat apa diceritakan itu tanah pribadi." "Iya juga, tapi bagaimana ini Pak Agung, kita kalah donk sama Pak Bima. Kita 'kan cuma punya satu istri?" Pak Chandra berguyon sembari tertawa kecil. "Punya istri dua tidak boleh dijadikan lelucon Pak, karena sesungguhnya beristri lebih dari satu itu berat. Dan saya menikah kedua bukan karena nafsu, tapi karena istri pertama saya waktu itu tidak bisa memberi keturunan. Ah, andai Bapak tahu bagaimana beratnya.punya dua istri. Bahkan saya sendiri tidak bisa bertanggung jawab dengan baik bagi keduanya Pak. Alhasil saya justru menyakiti mereka," ucapku dengan suara lemah. Tatapan tertuju pada Dzabir yang tampak asyik bermain di s
9.168.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Hati yang Terbagi

Hati yang Terbagi

Sempr*l patah hati gimana, bahkan hatiku sudah hancur karena ditinggal dua istri sekaligus. "Innalilahi w* Inna ilaihi Raji'un, sabar ya, Mas. Saya ikut berduka." supir itu pun tak berkata apa-apa lagi, selain mobil yang kecepatannya makin dia tambah, mungkin juga merasakan apa yang kini aku rasakan.
10196.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KAISAR RASKAR

PENDEKAR KAISAR RASKAR

“Kau juga, sialan!” Dua orang licik tersebut saling bersitegang satu dengan yang lainnya melalui pesan telepati. Jika mereka melontarkan semua kata-kata dalam pesan telepati secara terbuka, jelas semua orang yang ada di sana akan tertawa terbahak-bahak. Dua orang licik tersebut memiliki nama asli yaitu Harka Tenang dan Harka Tarung. Harka Tenang berkarakter cerdas dan licik sedangkan Harka Tarung berkarakter petarung dan licik.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Lalu mengetik lagi: Dewa: "Kata orang, sakit hati yang paling pedih bukan karena putus cinta. Tapi karena dikhianati oleh orang yang paling kita percaya." Pesan itu dikirim. Tiga titik muncul. Safira membaca. Lalu jawaban Safira masuk: Safira: "Mas Dewa... aku mohon, pulanglah. Kita bisa perbaiki ini. Aku janji tidak akan mengulanginya." Dewa: "Janji. Kata yang paling mudah diucapkan. Tapi paling sulit ditepati." Safira: "Aku sungguh-sungguh, Mas. Aku mencintaimu. Bukan Mas Hendri."
9.8356.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Antara Dua Hati

Antara Dua Hati

“Suamimu lagi cemburu, Hana.” Razi yang sudah masuk ke dalam kamar bergegas keluar mendengar ucapan ibunya. “Razi bukan cemburu, Bu. Tapi gak pantas seorang wanita yang sudah bersuami berduaan dengan lelaki lain,” bantah Razi. “Hana gak berduaan, Bu. Banyak orang lewat, kok.” Hana membuat pembelaan. “Sudah, sudah! Gak usah diributkan! Ibu percaya Hana, dia gak akan melakukan hal yang tidak-tidak.” tukas Bu Ratna menyudahi perdebatan anak dan menantunya.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

“Udah. Enough. Ayo kita masuk.” Sejujurnya, Jesatya merasa tersinggung dengan tuduhan Gia tentang dirinya yang—mungkin memiliki seseorang yang lain di hatinya. Ini bukan karena Jesatya menyukai Daisi atau pun orang lain. Tetapi tentang Jesatya yang sudah tidak dapat lagi membendung ketidakjelasannya hubungan mereka. Tidak ingin terlalu larut dalam ketidakjelasan itu, Jesatya mengambil sebuah keputusan yang mungkin saja akan ia sesali. Namun, Jesatya yakin, itu akan menjadi keputusan terbaik untuknya dan Gia.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Hati

Dua Wajah Satu Hati

Vanilla's POV Kalau dibilang masih ada rasa, sepertinya iya. Ada sisa-sisa rasa yang tersimpan di lubuk hati terdalam. Wu Hao, adalah orang yang pernah aku cintai dengan begitu besar. Melihatnya tertawa dengan gadis lain membuatku bertanya-tanya, apa kurangnya aku dibandingkan dengan sekretarisnya itu?
966 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai hati yang mendua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status