Bayangan Hati
“Aku sangat bangga padamu, Shane.”
Shane menundukkan kepala sedikit sebagai bentuk hormat. “Itu semua berkat ajaran dan teladan dari Kakek.”
Tak lama kemudian, pelayan datang membawa makanan, mengenakan kimono khas Jepang dan membungkuk sopan sebelum meletakkan hidangan di atas meja.
“Terima kasih,” ucap Eva lembut pada sang pelayan.
“Kalau begitu, mari kita makan dulu. Setelah ini baru kita lanjutkan pembicaraan,” ujar Joseph sambil mengangkat sumpitnya.
Hot Chapters