Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Prince Of The Dark

Prince Of The Dark

Angin malam berhembus masuk melalui celah jendela yang terbuka, membawa serta bisikan yang tak terdengar oleh siapa pun selain mereka. -To Be Continue-
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Ia perlahan mulai memahami pergerakan pola hembusan angin itu, lalu ia berlari ke arah hembusan angin yang bertiup lebih kecil. Ho Xiuhuan sesampainya di meter 800, ia mulai mendapatkan dorongan yang kuat dari hembusan angin yang datang. Namun karena sudah dapat memahami pola hembusan angin tadi, ia saat ini tidak berlari langsung lurus ke depan, kali ini ia berlari ke arah kanan dan kiri sembari berusaha sedikit-sedikit ke depan dengan membaca hembusan angin yang bertiup lebih rendah. “Baiklah! aku sudah mengerti sekarang!
1039.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 902 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG

ISTRI KONTRAK PENEBUS HUTANG

Hening. Hembusan angin terasa dingin menyentuh kulitku hingga sampai terasa ke sendi tulangku. Aku terdiam dan hanya bisa membisu. Bibir dan lidah ini terasa kelu untuk bergerak apalagi untuk mengucapkan kata.
1079.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Lin Xuan duduk bersila di tanah, terus-menerus memutar ulang dan mengingat situasi badai merah di benaknya, dengan cermat memahaminya. Dia merasa pemahamannya tentang hakikat angin telah semakin mendalam, dan berdasarkan pemandangan yang baru saja disaksikannya, dia menciptakan gerakan baru yang disebut "Gaya Angin Puyuh". Dengan satu hentakan telapak tangan, angin kencang bertiup, ombak besar menerjang, dan suara-suara mengerikan bergema, seolah-olah badai merah telah muncul kembali.
1012.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 384 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

Bab 109 Malam itu terasa berbeda sejak awal. Angin yang biasanya berhembus lembut menyapa jendela, kali ini membawa udara yang sedikit lebih sejuk, seolah memberi isyarat bahwa sesuatu yang sudah lama dinanti tak lagi jauh jaraknya. Melati terbangun berulang kali, bukan karena tak nyaman, melainkan karena rasa kencang yang datang dan pergi dengan jeda yang makin teratur—tidak terlalu menyakitkan, namun cukup untuk membuatnya sadar bahwa tubuhnya kini sedang bersiap menyambut kehadiran sang buah hati.
674 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Mengandalkan ingatan, aku mengetuk kolom obrolan yang disematkan di paling atas untuk mengetik pesan asal kepada Ardian. Tenagaku terkuras sedikit demi sedikit. Aku terisak, menggigit ujung lidahku sendiri hingga berdarah, lalu menelan darah yang bercampur dengan air mata. Pikiranku terus memikirkannya, mulutku terus menggumamkan namanya, barulah aku bisa bertahan untuk menekan tombol kirim berulang kali. [Ardian ... aku takut, tolong aku ....]
7.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 182 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Ginos berbalik dan pergi. Meskipun Julian ketakutan dan menangis, Ginos juga tidak menoleh ke belakang. Dia tidak akan mengasihani Susan dan Julian yang kejam lagi! Melihat ini, Susan memeluk Julian, amarah di hatinya melonjak. Selalu begini! Setiap kali mendengar hasutan Wenny, Ginos selalu membawa mereka pergi. Meski Susan membawa Julian pergi, mereka masih datang untuk menindasnya!
17.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 395 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

API ITU TERASA MENGHANGATKAN, BADAI ITU SEOLAH ADIL DAN MEMBELAI INDAH SEPERTI ANGIN LEMBUT YANG MENYAPA KULIT. HANYA KETIKA SEMUANYA BERAKHIR, BARULAH KESADARAN MUNCUL--SEBENARNYA DENDAM ADALAH RACUN YANG MENJADI PEMBUNUH BAGI PEMILIKNYA SENDIRI.
101.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

SWOOOOOSH— Angin berputar kencang. Tanah di bawahnya bergetar, udara memancarkan percikan cahaya keemasan. Energi surgawi mengalir, menembus daun-daun itu hingga berubah menjadi talisman berwarna emas, berkilau dengan aura keberuntungan yang diberkahi langit. “Hehehe... akhirnya selesai juga,” He Sura tersenyum puas.
109.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 296 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
Pendekar Dekrit Dewa

Pendekar Dekrit Dewa

Angin berputar dan memonopoli awan seperti pusaran air. Sosok berjubah hitam kembali membuka mata dan lanjut mengacungkan tangan kanannya. Jari tengah dan telunjuknya menunjuk lurus ke atas sementara ruas jari yang lain dilipat menjadi genggaman. Sejurus kemudian, Awan terhempas ke semua arah dan langit menjadi bersih. "Jurus Tenaga Dalam! BANASPATI!!!"
1012.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 351 Beses bilang hembusan angin
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status