Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dijodohin

Dijodohin

"Ini bisa, sayang, baca Al-Fatihah, katanya gak bisa baca huruf hiajaiyah?" "Iya, waktu itu Ibu sama Ayah kalau ngajarin Salsa pake suara. Salsa tinggal ngikutin bacaan yang Ayah atau Ibu baca berulang-ulang sampe bisa," jawab gue apa adanya. Mas Alvin ngangguk-ngangguk. Gue ditest Iftitah, lolos, cuma dibacaan tahiyat, gue gagal. Banyak yang gue lupa dan bacanya dilompat-lompat.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Baca Semua Ulasan
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Hi hi hi. ****************************
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

“Batari, dengar aku. Rasain telapak tangan kamu. Rasain lantai. Sebut tiga hal yang kamu lihat.” Batari berusaha. Ia memaksa dirinya menatap: lilin, retakan cermin, darah kering di buku jarinya. “Tiga,” Batari berbisik. Suaranya kembali sedikit “punya dirinya”. Lenka diam beberapa detik. Freya menyambar momen itu. “Bagus. Sekarang sebut dua suara yang kamu dengar.” Batari menelan ludah. “AC… dan… hujan jauh.”
10442 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10722 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
TERNYATA ISTRI PEMBAWA HOKI ITU (TIREN)

TERNYATA ISTRI PEMBAWA HOKI ITU (TIREN)

Sungai yang deras dan perjuangan Parman ternyata menyembunyikan rahasia yang tak terduga. Tiba-tiba telinga mereka mendengar suara ketawa di akhiri dengan ucapan yang membuat bulu kuduk mereka meremang. "Cik cik cik cik cik cik cik cik cik cik cik cik cik cik. Kalian tidak akan mendapatkan apapun!"
10556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

suara David tenang, tapi tekanan di baliknya cukup membuat bulu kuduk merinding. Gita membuka mulut dengan bibir gemetar, mencoba menjawab pertanyaan. “Namaku… Gita.” Beberapa orang di ruangan tampak mengangguk, seolah puas dengan jawaban itu. Tapi suasana belum reda ketika salah seorang tamu asing tertawa kecil. Tawa itu dingin, penuh sindiran. “Gita? Hanya Gita?" Lucu sekali. Aku pernah mengenal seorang gadis dari desa kecil di dekat perbatasan. Wajahmu nyaris sama. Dan namanya... Gita Nur.”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

> Siska: “Hari ini hujan lagi di Jakarta.” Bara: “Sama di sini. Bandung juga lagi abu-abu.” Siska: “Cocok sama mood kamu ya?” Bara: “Mood aku? Gimana?” Siska: “Gak tau. Kayak lagi ngambek tapi pura-pura nggak.” Setelah itu, chat berhenti di sana.
765 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
MAIN HATI

MAIN HATI

Dia mungkin ingin bercinta sambil tetap saling bicara. “Okay. Tapi, maukah kau menjawabku?” Kepalanya mengangguk sambil tetap dengan ekspresinya yang menahan kenikmatan dari gerakanku. Terus naik turun tubuh ini sambil mengusap kulit perut sampai ke dadanya menggunakan jari jemari nakalku yang menggodanya. Ferdinand Fitzgerald. Dia sempurna. Seksi memikat hingga gerakanku tidak terasa lelah, melainkan terus berpacu untuk memberikan kami klimaks berulang kali.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai hi-hihi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status