Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya
"Iya, tak apa-apa, Pak. Saya butuh daunnya aja."
Aku terus berkeliling dan mengamati pohon yang tumbuh begitu subur. Seperti yang dikatakan Pak Atim, pohon jambu biji berada di paling ujung, cukup melelahkan juga berjalan sampai di sini. Tapi memang tanah ini begitu asri. Pohon-pohon mangga pun tengah berbuah. Bila diterpa angin, dedaunan saling bergesekan hingga menimbulkan suara gemerisik yang khas.
Aku mengambil pucuk daun jambu itu beberapa helai, lalu kembali ke dalam rumah. Mencucinya hingga bersih, serta membuatkan cairan oralit untuk El.