Setelah Bapak Tiada
Lebih tepatnya, payah dan susah.
"Bang Sudir kerja apa, Mak?" Aku ingin tahu.
"Itu, memangkas pohon jambu," tunjuk Emak pada sebatang pohon jambu air yang rimbun di gerbang masuk ke rumah.
Pohon jambu itu ditanam oleh kakek—ayahnya Emak—saat dulu baru-baru menikah dengan nenek. Buahnya merah pekat, tapi rasanya asam dan banyak mengandung air. Dulu, tidak pernah berhenti berbuah. Sekarang pun masih, tapi makin ke sini buahnya makin kecil dan sedikit. Di batangnya banyak tumbuh benalu, anggrek merpati, dan tanaman 'Sakek.'
Hot Chapters