PULANG KAMPUNG
ucap Mila dengan mimik serius.
"Begitu kan enak, Mil. Hidup ini harus kita sesuaikan dengan kantong, biar apa? Biar nggak pusing dan menikmati takdirNya dengan indah," ucap Mas Huda kemudian.
"Iya, Mas. Dulu aku selalu menuruti gengsi dan harus kekinian, tenyata semua itu nggak akan ada habisnya. Kalau kita ikut begitu terus-terusan, yang ada kita hanya akan jatuh bangun mengikuti trend, mengesampingkan ketenangan dan kenyamanan keluarga. Sekarang, biarlah hidup sederhana. Tak ada mobil, motor pun jadi. Lagipula anakku juga baru satu, motor saja dulu mobilnya belakangan kalau ekonomi sudah membaik." Andy pun ikut menimpali.
Hot Chapters