Pendekar Golok Melasa Kepappang
"Candra, Bakku[1] seorang prajurit Sriwijaya. Bak dan Mak tewas saat berusaha menumpas pemberontakan Kandra Kayet. Peristiwa itu terjadi ketika suatu malam Bak mendapat perintah dari Tandrun Luah, salah seorang senapati kepercayaan Sang Dapunta Hyang Sri Jayanasa, untuk ikut menyerbu sarang Kandra Kayet dan anak buahnya di hulu Sungai Selabung."
"Maaf Puan, aku tak paham siapa itu Kandra Kayet, Tandrun Luah, dan Sungai Selabung. Nama-nama itu asing bagiku Puan."
"Kandra Kayet adalah seorang senapati Kedatuan Sriwijaya dari garis keturunan Kedatuan Sekala Bghak. Suatu saat, pasti aku ceritakan tentang Sekala Bghak ini Candra."
"Baik Puan."