Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

7 BERTENGKAR “Oh ya? Lo bilang bokap Lo enggak mau bikin Gw sengsara? Tapi dia udah bikin ibu Gw sengsara sampai akhir hayatnya. Dia ninggalin Gw saat umur Gw empat tahun. Itu yang Lo bilang enggak mau bikin Gw sengsara? Kemana aja dia selama hampir empat belas tahun ini? Lo tau saat ibu Gw meninggal diusia Gw yang baru lima tahun, enggak ada siapa-siapa disisi Gw. Berkali-kali Gw datang ke rumah Gw yang sudah terbakar habis, berharap dia ada disana. Berkali-kali juga Gw ke kuburan ibu Gw, berpikir mungkin dia datang dan menaburkan bunga di kuburan itu. Lo tau gimana rasanya orang-orang memandang Lo dengan penuh rasa kasihan dan berbisik-bisik dibelakang Lo? 'kasihan ya, masih kecil udah d
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 174 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
My Sweet Bodyguard

My Sweet Bodyguard

Melirik punggung Reya yang berjalan ke belakang. "Sama," sahut Remi, menatap ngeri ke arah belakang. "Sebentar lagi bakal ada huru-hara," timpal Cakra. "Tiga." Cakra mulai menghitung mundur. "Dua." Wajah mereka tampak tegang. "Sat ... tu."
1099.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang hitung mundur
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Geronimo Noob
Eps nya pas, Ceritanya juga engga terlalu berbelit-belit, banyakin nulis yang eps pendek kek gini lagi dong author, daripada eps ribuan tapi berbelit-belit, semangat author, ditunggu cerita lainnya lagi :)
Basahin ang Lahat ng Review
Our Fight

Our Fight

Aku mendapatinya hanya fokus ke depan. Jam dinding di atas papan tulis sudah menunjukkan pukul tiga sore kurang beberapa menit. Dua menit menjelang bel berbunyi. Dalam hati aku menghitung mundur. Satu menit. Lima. Empat. Tiga. Dua. Satu. Kring!
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 239 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Jarinya menyentuh sebuah sambungan kecil di antara ubin. "3, 5, 8," Alana berbisik. "Jika aku menjumlahkannya... 3 tambah 5 adalah 8. 8 tambah 8 adalah 16. 1 tambah 6 adalah 7. Tidak, bukan itu." Dia teringat latihan menyetirnya. Downshift. Kadang kau harus mundur untuk maju. "8 dikurang 5 adalah 3. 5 dikurang 3 adalah 2."
102.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

"Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif." Tama mengerutkan dahinya. Selama ini, Sania selalu segera menjawab teleponnya. Tidak pernah sekali pun berani mematikan ponselnya. Hatinya tiba-tiba berdebar. Dia membuka aplikasi bank untuk melihat riwayat transaksi kartu tambahan dan pupil matanya menyempit tajam. Kartu tambahan milik Sania itu, dalam tiga bulan terakhir, telah menghabiskan lebih dari dua puluh miliar!
27.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 573 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
Kesepakatan Balas Dendam

Kesepakatan Balas Dendam

tanya Sean dengan nada kecil. "Hitung saja," balas Walter tersenyum. "Empat," ujar Sean mulai menghitung mundur dengan perasaan kesal. "Tiga," lanjut Sean dengan putus asa. "Jangan terlalu cepat bodoh. Apakah kamu tidak diajari tentang penghitungan waktu saat sekolah?" tanya Walter keberatan dengan cara menghitung Sean. "Dua," lanjut Sean memutar bola malas. "Satu," ucap Sean dan Walter secara bersamaan.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
Sang Pewaris Konsorsium

Sang Pewaris Konsorsium

Dia terdiam dan memiringkan kepalanya. Seketika, napas semua orang menjadi sesak karena mereka merasakan bahaya yang mengancam. Mereka memperhatikan Daffa dengan hati-hati saat Daffa mulai menghitung mundur. “Sepuluh, sembilan, delapan ….”
996.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Sekarang! Raven berdiri dari kursinya. Langkahnya mantap menuju tengah ruangan, membuat semua kepala terangkat. “Baiklah, tim,” suaranya tegas, memotong kebisingan mesin. “Semua sudah pada tempatnya. Hitungan mundur terakhir dimulai. Ingat, setelah kita menekan tombol ini, tidak ada jalan kembali.” Leo menyahut sambil mengangkat alis. “Kita sudah tahu, Kapten. Jalannya cuma satu, ke depan.”
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

Perbedaan hitungan waktu dari dunia nyata dengan dunia di dalam Reruntuhan kota yang hilang itu sangat berbeda jauh jarak dari hitungannya. Satu tahun di dunia nyata, hitungannya sama dengan 12 ribu tahun di dalam dunia reruntuhan yang tenggelam oleh Peradaban itu. jadi hitungan dalam satu bulan didunia nyata, sama dengan seribu tahun di dalam dunia reruntuhan kota yang hilang itu.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Bab 3 *Agresif Tak terasa seminggu sudah eyang meninggalkan kami, acara tahlilan tujuh hari pun usai digelar. Tenda, kursi, karpet dan semua peralatan acara sudah dibereskan. Rumah jadi kembali bersih dan terlihat lega.
1018.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 387 Beses bilang hitung mundur
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status