Tamu Di Rumah
Roy menghembuskan nafasnya, melihat tatapan nyalang yang di hadiahi oleh ibunya.
“Ada apa ibu kemari?” tanya Roy.
“Kenapa kamu tidak tinggal dirumah? Memilih tinggal di rumah singgah?” tanya Bu Wendah, dengan tatapan yang sangat tajam dan nyalangnya
“Aku sudah mempunyai keluarga baru, kehidupan baru. Jadi aku berhak untuk tinggal di rumah lain,” jawab Roy.
Bu Wendah berdecak. “Terserah kamu, intinya jangan saat kamu terhipnotis wanita desa itu,” ujar Bu Wendah. Jelas terlihat dari perkataannya, jika Bu Wendah belum menyukai Reva sama sekali.
Hot Chapters