Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Indira menatap mereka berdua dengan ragu “Aku nggak boleh terlalu lelah karena punya sakit.” “Kasih surat kalau memang nggak boleh, kami harus objektif bukan seenaknya sendiri.” Wahyu berkata dengan nada tegas. Indira terdiam, menundukkan kepalanya. Tidak mungkin dirinya mengatakan sebenarnya tentang penyakitnya, mereka berdua tidak akan paham dengan penyakit yang dirinya punya. Tidak semua paham dengan penyakit yang dia rasakan, orang juga tidak akan percaya dengan semua yang dikatakannya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Stigma

Stigma

Dia sungguh sangat mengerti dengan baik soal hidupnya sendiri. “Hik ... Tidak akan ada orang yang bahagia jika memiliki gadis buta sepertiku di sisinya.” Lavina menghapus air matanya “Jika ... jika manusia telah kehilangan semua harapannya, bukankah lebih baik dia mati? Dibandingkan harus menambah beban atau kesedihan bagi yang lain, lebih baik mati bukan?” lanjutnya setelah mengingat semua yang dikatakan oleh anggota keluarga Dawson padanya. Masih sangat jelas di rungunya bagaimana semua orang di rumah itu meneriaki Lavina agar mati. Tidak pantas hidup. Pokoknya harus mati. Tidak berharga. Harusnya mati saja. Emily sampai tercengang dibuatnya. Sekarang apakah dia berhasil membuat seorang ga
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Aku nggak kenal diri aku sendiri. Termasuk ketika aku harus terdampar di kantor polisi cuma gara-gara anak nongkrong gangguin aku. Lalu kamu datang. Aku makin hopeless sama diri aku sendiri, sama yang aku mau. Dua hari itu aku seperti zombie, sampai akhirnya aku biarin aja semuanya berjalan. Yang akhirnya malah bikin aku menjauh dari kamu lagi.” “Lalu siang itu kamu datang dan bicara seperti itu. Ngajak kita berpikir ulang. Aku sudah nggak bisa mikir. Aku seperti kehilangan harapan. Tapi bukannya itu yang aku mau? Aku nggak mau nikah sama kamu kan? Kalau begitu, kenapa aku merasa hopeless? Gimana aku nggak gila???”
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Penyesalan tanpa Akhir

Penyesalan tanpa Akhir

Perbuatan yang mampu merusak dan menghilangkan kepercayaan seseorang. HAYO SIAPA YG KMREN BILANG PEREMPUAN TERUS YANG DI SAKITI SEKARANG AKU NULIS DENGAN SUASANA DAN ALUR YANG BEDA YAK! POKONYA DI SITU SI PEREMPUANNYA YANG BRENGSEK Y🤣🤣klo penasaran ayo buruan ke fiz*o sudah aku up smpe bab 4 🌈🤗 Buat kalian yang mau sekuelnya Anya mohon bersabar ya masih tahap pemikiran alur nih. Tapi beneran kan kalian mau baca? Takutnya malah sepi lagi 🥺
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Benarkah dia akan kehilangan Nissa? *** Hari berlalu. Meski Nissa sudah melewati masa kritisnya. Namun, hal itu tak serta merta membuat kondisinya membaik. Yang terjadi justru semakin memperihatinkan. Bukan hanya karena Nissa harus menjalani rehabilitas agar terlepas dari barang haram yang terlanjur dia konsumsi. Tetapi, mentalnya pun jadi sakit. Nissa depresi dan sering mengamuk. Wanita itu bahkan harus memakai pakaian khusus pasien rumah sakit jiwa. Nissa juga harus selalu rutin mendapat suntikan penenang. Karena jika tidak begitu, Nissa akan menghancurkan segala barang yang ada di sekitarnya. Bahkan bisa melukai dirinya sendiri. Tak terhitung sudah berapa kali Nissa mencoba mengakhiri hid
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Looking for Happines

Looking for Happines

Di dalam mobil, tampak wajah Chika begitu sedih dan murung. "Selalu aja begitu, tapi aku harap Mami sama Papi kali ini gak bohongin aku. Aku gak mau kejadian 3 tahun lalu terulang kembali," kata Chika mengingat kembali saat Perpisahan sekolah di SMP-nya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

“Hei, aku nanya, lho. Kamu mikir waktuku yang berharga mesti dihabisin cuma untuk ini?” “Ampun beribu ampun, Yang Mulia Ratu, saya … itu sebuah kelalaian yang tak bias dimaafkan, saya tau, saya tau, tapi …” “Tapi?” Harapan adalah racun memabukkan. Dan kontrol merupakan efek halusinasinya yang paling liar. Karena itu, seringnya orang optimis adalah sekumpulan pecundang; masyarakat melarat; dan lemah syahwat. Aku penasaran, apa orang seperti dia ini, ketika berada di tepi jurang, apa masih sempat memikirkan hari esok, ya?
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Passionate Devil: Selir yang Terluka

Passionate Devil: Selir yang Terluka

Menatap ke samping dengan pandangan setengah kosong, tanpa pernah sadar setetes air akan jatuh dari sudut matanya. Avanthe belum membesarkan Hope, dan bahkan belum bisa mengingat siapa Aceli, tetapi sikap putus asa barusan menunjukkan betapa dia sangat lemah. Setiap tarikan napas Avanthe hanya rasa sakit dan kekecewaan terhadap diri sendiri.
1010.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Sebagai seorang ayah, dia berpegang pada secercah harapan terkecil. Meskipun kepasrahannya telah menumpuk selama bertahun-tahun, harapan itu mekar lagi di hatinya, mengejek semua keputusasaannya di masa lalu. Tapi Gillian tahu betul bahwa makin seseorang berharap, makin besar keputusasaan saat harapan itu dihancurkan. Terjebak antara harapan dan keraguan, Gillian tak bisa melakukan apa pun selain menatap Kael dengan mata gemetar.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai hopelessness
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status