Penyamaran CEO Tanaka
Tulisan di dalamnya tidak panjang, tapi setiap huruf terasa hidup:
“Terima kasih sudah membuatku percaya diri lagi.
Dunia kerja kadang keras dan membuatku ragu pada diriku sendiri.
Tapi setelah melihat caramu berdiri di depan semua orang tanpa takut, aku belajar satu hal:
keberanian bukan berarti tak merasa takut, tapi tetap melangkah walau gemetar.
Terima kasih sudah mengingatkanku bahwa kebaikan masih bisa tegas tanpa harus kasar.
— M.”
Ardi menatap surat itu lama.
Ia membacanya dua kali, tiga kali, sampai hafal di luar kepala.