Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Ia menggoreskan garis miring pertama, tajam dan tegas, menggambarkan rintik hujan yang mulai membasahi kaca luar bandara. Tangannya bergerak mengikuti ritme kerinduan yang mulai mengetuk. Di sudut kertas, di bawah sketsa hujan yang tampak begitu melankolis dalam balutan hitam dan putih, ia menuliskan sebait puisi dengan tulisan tangan yang sedikit bergetar. Sebuah doa sekaligus salam perpisahan yang ia simpan rapat dalam hati:
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Telapak tangan kanan Charlie terluka, darah pun mengalir keluar. Tubuhnya bergetar, matanya yang merah menyala menatapku. Darah terus mengalir dari telapak tangannya hingga ke pisau. Dengan tatapan penuh kebencian, dia menunduk. Wajahnya yang mengerikan mencerminkan jiwa yang sakit. "Yuna, kamu takut tertular HIV, 'kan? Aku akan pastikan kamu tertular dan merasakan penderitaan yang sama denganku!"
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

“Lo nggak serius kan, Pak? Kita harus menggunakan darah buat buka pintu itu?” Pak Kusuma mengangguk dengan mantap. “Tidak ada cara lain. Pintu ini hanya bisa dibuka dengan pengorbanan kecil—darah sebagai simbol bahwa kita siap menghadapi kegelapan yang ada di dalamnya.” Mira melangkah maju, menatap Pak Kusuma dengan wajah tegas. “Gue bisa melakukannya.” Pak Kusuma menggeleng pelan. “Tidak, Mira. Kamu bukan keturunan dari keluarga yang terlibat dalam kutukan ini. Hanya seseorang yang memiliki hubungan langsung dengan rumah ini yang bisa membuka pintu.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Darah & Bisikan Istri Terkutuk

Darah & Bisikan Istri Terkutuk

“Dan jika waktunya tiba... Aku akan merasuki tubuhmu. Mengambil dagingmu. Dan menghidupkan diriku... lewat dirimu.” Zoey terdiam. Tubuhnya membeku. “Mengapa…?” Perempuan itu menoleh ke gerbang. “Karena yang dikurung di balik sana tidak bisa dibuka tanpa wadah. Dan aku... butuh wadah.” “Kau.” “Duchess darah pertama.” Dan saat Zoey menjerit, dunia ambruk.
803 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

“Aku tidak mau melupakan mereka. Aku akan ubah peraturannya.” “Kau tidak bisa ubah kontrak, Naira.” “Tapi aku bisa menulis ulang darahnya.” Tepat setelah kata itu, keris bergetar hebat. Dari ujung bilahnya, darah mengalir keluar — bukan darah manusia, tapi cairan merah keemasan yang menguap sebelum menyentuh lantai. Udara menjadi hangat. Langit di luar mulai berdenyut, mengikuti napas Naira.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
PENDEKAR SETENGAH DEWA

PENDEKAR SETENGAH DEWA

Satu bulan berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu membuat langkah besar dalam hal pemahamannya, tubuhnya diselimuti Aura emas dan pengetahuan antara langit dan bumi menjadi lebih luas. "Argh..." Teriakan yang keras terdengar dari luar dan Shen Yu membuka jendela kamarnya, diluar saat ini terjadi peristiwa besar dan hujan berwarna merah darah menutupi seluruh Kota. Mereka yang berada dibawah Tingkat Langit semuanya mati kering karena hujan darah ini, melihat reaksinya sepertinya ini adalah ulah dari Ras Darah.
9.5151.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai hujan darah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Baca Semua Ulasan
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"Kamu yakin?" Sari mengangguk. "Ya-yakin, Bu." Jihan merendahkan tubuhnya. Berjongkok di depan ranjang dengan tinggi tiga puluh sentimeter tersebut. Tangannya terulur menjangkau tetesan darah yang membasahi lantai. "Basah. Ini masih baru!" Deg! Jihan kembali bangkit, lalu menunjukkan darah segar yang ada di tangannya pada Sari. Asisten rumah tangga Jihan itu berjengit jijik.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Satu kalimat baru muncul di bawahnya, meski aku tahu aku tak menulis apa pun: “Aku di sini, Nara. Tapi kau harus berani mendengarkan diamnya hujan.” Lampu kamar berkedip. Bayangan di jendela bergerak pelan. Dan untuk pertama kalinya sejak aku kembali ke kota ini, aku merasa hujan benar-benar hidup — bukan sebagai cuaca, tapi sebagai sesuatu yang mengingat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

"Kalau tidak, nasibmu akan sama dengan mereka yang kini berada dalam kerangkeng jahanam itu." "Apa maksud kalian dengan kuharus memberimu penghidupan?" tanya laki-laki itu sambil memperhatikan sekeliling tempat. Masih sama seperti ruangan sebelumnya. Mirip sebuah gua berdinding tanah merah, basah, dan berbau amis menyengat dan menyendatkan dada. "Darah …." jawab makhluk satunya lagi seraya menunjuk dinding-dinding gua, "darah yang menghiasi tempat kami ini, persembahan yang kami terima dari manusia pilihan sepertimu."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Kaisar Naga Kegelapan Asura

Kaisar Naga Kegelapan Asura

Ji Feng berteriak. “Pengorbanan Darah—Menerobos Ke Ranah Pra-Abadi!” Boom! Mata Ji Feng memerah seperti darah, kemudian segumpal darah keluar dari dahinya, dan terbang menuju perutnya, lebih tepatnya ke dantian milik Ji Feng. “Buruk! Dia melakukan pengorbanan darah! Dan memaksa dirinya mencapai Pra-Abadi!” Ju Hyun berkata dengan ekspresi jelek.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai hujan darah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status