MERTUA IDAMAN
Ibu sudah mensugesti diriku bahwa diriku bisa.
Hari ini tampak cukup sepi. Mungkin karena hujan sejak jam delapan tadi membuat semua orang enggan keluar rumah.
“Mir, gak ditutup pintunya? Yusuf udah berangkat, kan?”
“Sudah, Ibu. Enak begini, Bu. Lihatin hujan sambil cari kesejukan. Seger rasanya diguyur hujan pagi-pagi.”
“Ya sudah, Ibu ke belakang, ya.”