Talak Yang Tertunda
Buliran bening akhirnya menetes dari kedua netra ini.
"Dia buta, Bay. Anak gue buta." Aku tergugu.
Usapan di bahu aku rasakan. Bayu duduk di sebelahku sambil berucap. "Lo yang sabar. Setelah Lo tahu kenyataan ini, apa Lo masih ingin menceraikan Haifa? Sadar, Gan. Jangan Lo buat kesalahan Lo sama dia makin bertambah banyak. Ingat, hukum tabur tuai itu ada. Jangan sampai lo menyesal setelah Haifa serta anak lo pergi makin jauh dan Lo gak bakal bisa menemui mereka lagi. Sudahi hubungan Lo dengan Nesya karena ada seseorang yang berhak atas cinta dan kasih sayang dari Lo selain pacar Lo itu. Ingat baik-baik pesan gue."