Jodoh Di Tangan Papa
Kama mengembuskan napas berat, ia letakan sendok dan garpunya lalu mengangkat wajah menatap ke dalam bola mata istrinya.
“Abang enggak peduli, Ca ... mau dia pinter ngelukis, mau dia jago masak, jago bela diri, jago ngedrift, Abang enggak peduli,” tegas Kama penuh penekanan.
“Kalau Caca yang enggak bisa masak, Abang peduli?”
“Ini lagi yang dibahas,” batin Kama menggeram.