Dimanja Tiga Majikan Cantik
"Gusti, hamba harus gimana? Kalau hamba jujur, hamba mati. Kalau hamba diem, hamba makin dosa."
Aku meremas rambutku frustrasi, merasa terjebak dalam labirin takdir yang tidak ada jalan keluarnya. Rasa bersalah ini begitu besar hingga rasanya aku ingin menenggelamkan diri ke dasar laut sekarang juga.
Aku menatap nanar ke arah jalan raya yang macet.