Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Namun, tidak ada sedikitpun keterlibatanku dalam acara itu selain membersihkan rumah Ibu beberapa waktu lalu. Aku duduk di ruang tengah, memandang ke luar jendela. Matahari bersinar terik, membuat suasana semakin bising oleh hiruk pikuk orang-orang yang melintas. Para tetangga sedang bersiap pergi ke rumah Ibu, membawa hadiah dan senyuman. Namun, aku memilih untuk tetap berada di dalam rumah bersama ketiga anakku. Rasanya lebih baik begini, menjauhkan diri dari pertanyaan-pertanyaan yang menyakitkan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
I'M NOT HER

I'M NOT HER

Ia tak ingin mendengar suara Noel sekarang. Mobil akhirnya tiba di depan sebuah rumah sederhana yang mana isinya ada tiga penghuni lelaki di kamar yang berbeda-beda. Justin tidak tinggal sendiri, dia bersama teman lainnya agar meringankan biaya sewa rumah. Itu jauh lebih efisien karena dia memang jarang berada di kamarnya dan lebih sering bepergian.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
Help Me

Help Me

Roberth mengejek gadis muda yang berada tak jauh darinya. "Aku bahkan sudah membersihkannya dengan benar, mengapa tetap terasa amis?" Amber sedang memanggang daging seraya berceloteh dan menekuk wajahnya. Malam ini sepertinya adalah malam yang biasa dilalui oleh warga desa. Semuanya tampak begitu menikmati, tertawa, bersenda gurau, dan makan dengan lahap. Seluruh bagian terlihat normal saat ini, terkecuali sebuah tong besar yang terletak di dekat panggangan daging.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
I'm the Director

I'm the Director

Aku seorang diri, sebatang kara. Dengan gontai, mata yang berkantung seperti mata panda, baju yang tak pernah diganti, rambut yang acak-acakan serta kumis dan janggut yang semakin lebat, aku menuju pintu depan. Aku penasaran, siapa yang berkunjung? Apakah tukang pos? Ah, kalau tukang pos, dia pasti akan memasukkan surat pada kotak surat di depan.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 697 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

Dia pun menghubungi Bella. “Hallo anak Mama yang hilang. Tumben kamu telepon Mama,” ujar Bella. “I miss you Mom.” “Ada apa Ichie? Kenapa kamu tiba-tiba jadi romantis?” tanya Bella yang curiga saat putra mengucapkan kata-kata yang mungkin sangat jarang diucapkan oleh Richie. “Aku di Jakarta, Ma.” “Pulanglah ke rumah. Mama menantikanmu.” “Nantilah Ma.”
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 823 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
I LOVE ME

I LOVE ME

Api semangat hidupnya yang selama ini meredup kini seolah tersulut hanya dengan mengingat impiannya yang tertulis di kertas itu. Ditengah asyiknya Dev membaca list impiannya, ponsel Dev tiba-tiba berbunyi. Ting! Ada notifikasi video konten update dari akun sosmed motivasi yang biasa dia tonton via Yucub. Judul konten itu tertulis : 'Follow your heart!'
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai i'm home
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status