Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

Aku tersentak saat alarm digawai berbunyi nyaring, setelah dua kali menunda dan melanjutkan mimpi aku langsung membuka mata saat alarm berbunyi untuk ketiga kalinya. Aku langsung membersihkan diri, mengerjakan kewajiban sebagai seorang muslim, lalu duduk dimeja rias untuk memoles bedak tipis dan menyapukan lipstik dibibir sensualku. Dimeja makan sudah ada Mas Ronald yang sibuk menyiapkan sarapan, sementara Bik Irah jalan berdampingan dengan Naura yang sudah rapih dengan seragam sekolahnya. "Pagi, Mah ..." Mas Ronald menyapa dengan senyum yang menawan, aku langsung memalingkan wajah tak sudi terlalu lama menengok kearahnya.
9.4197.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Aku semakin menangis tersedu-sedu, merasakan kehadiran kedua orangtua yang seolah membelai pucuk kepalaku. ***Ofd. Hari berganti begitu cepat, tak terasa hari ini adalah hari yang paling aku tunggu-tunggu. Pukul 04:00 mata sudah terbuka, alarm bahkan belum sempat membangunkan aku. "Eh, Neng sudah bangun?" Bik Narti berdiri di depan pintu kamar. "Sudah, kenapa Bik?" tanyaku. "Baru, Bibik mau bangunkan. Eh sudah bangun duluan." Bik Narti tertawa.
10145.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Berubah cantik

Ketika Istri Berubah cantik

Lomba puisi Suara adzan menggema di sudut kamar ini. Aku segera bangun dan kepalaku terasa begitu terasa begitu berat, juga napasku terasa sesak, ternyata tangan Jingga yang melingkar di atas dadaku. Pelan-pelan aku meletakkan tangannya di atas guling dan beringsut menuju kamar mandi. Segera aku mengambil air wudhu dan langsung menunaikan kewajibanku sebagai seorang hamba, selesai itu aku membantu asisten rumah tangga menyiapkan sarapan untuk keluarga disini.
1065.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Suamiku hanya berdiri bak patung. Aku tak kehabisan akal, akhirnya aku naik ke atas sofa. Dan berhasil mengecupnya meski dengan kesulitan. Patungku tiba-tiba tertawa. "Awak comel sangat." * Tiga puluh menit sebelum adzan Subuh, Aku menuruni tangga dan langsung berjalan ke dapur. Jam segini biasanya para pekerja sudah siap memulai aktivitas. Tapi sekarang mereka malah berkumpul di meja makan ART.
9.781.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Membuatku waras kembali. Kami sampai rumah sekitar pukul sembilan pagi. Kudapati Nara tertidur di sofa ruang tamu. Perlahan aku menghampirinya. Sedangkan Riga pergi ke kamarnya. Kulihat meja terserak cangkir-cangkir, kopi dan krim, juga teko. Salah satu cangkir terdapat latte art dengan gambar yang buat mataku berbinar. Itu gambar wajahku. Detail sekali mengikuti foto yang tergeletak di sampingnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Kecuali, bila Fathan adalah sosok lelaki 'Sholeh' ***** - --------------------------------------------------------- What the hell time is it? Get up now! Wanna be late? : Sudah jam berapa Ini? Bangun! Kamu ingin terlambat? Daddy, what time is it? I'am still sleepy : Ayah, Sudah jam berapa ini? Aku masih mengantuk. Oh Daddy, yeah I'am awake : Oh Ayah, iya aku bangun. Hi, my name is Fathan Rasyid. I'am moving from Italy. Nice to meet you guys : Hai, namaku Fathan Rasyid, aku pindahan Dari Italia. Senang bertemu dengan kalian.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

🥀🥀🥀🥀 #Pov Laras Aku terbangun di kala sang surya mulai menyapa, cahayanya mengintip melalui sela-sela gorden yang tersingkap oleh hembusan kipas angin yang menyala sepanjang malam. Lantunan lagu Jambi 'Tapisah Dek Urang Tuo' terdengar berkali-kali dari handphoneku pertanda ada panggilan masuk.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

“Terserah.” Aku menguap lebar. Nyatanya aku dibangunkan Ibu pukul empat pagi. Utami dengan wajah tidak suka, mendandaniku tadi. Aku ingat ucapannya tadi ketika merias wajahku. “Aku tuh dimintai tolong Ibu. Kalau bukan Ibu yang nyuruh, mendingan aku tidur.”
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Two Sides Of KIRANA

Two Sides Of KIRANA

Minggu, 08.45 – Apartemen Kirana Sunlight tumpah ke dinding kamar yang tenang. Tidak ada suara notifikasi, tidak ada alarm yang memaksa Kirana bangun. Dia membuka mata perlahan. Menyentuh pelipisnya, merenggangkan tubuh dengan malas. “Minggu. Hari di mana dunia dan segala isinya gak ada yang boleh ganggu gue.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Tatapannya kosong, mati. “Bawa Selena ke ruang bawah tanah.” Suaranya serak tak berbentuk. “Dan para pembakar itu …. Aku ingin mereka ... menderita.” …. Sudut Pandang Freya. Aku terbangun di atas ranjang besar yang lembut. “Kamu sudah bangun?” Suara pria yang hangat terdengar. Aku menoleh dan melihat seorang pria tampan. Dia … pria yang pernah kuselamatkan lima tahun lalu.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai i usually wake up at artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status