Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

ucapnya lembut. “Aku tak menyangka ibuku sejahat ini, Bin. Dia sungguh seperti iblis. Dia sama sekali bukan seorang ibu yang menyayangi anak perempuannya dengan baik. Dia rela melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya. A-aku sungguh takut, Bin. Kita pasti akan dipisahkan.” “Itu tak akan pernah terjadi,” sahut Bintara yakin. ***
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

Yumna turun cepat melewati anak tangga di susul suaminya. Mata Yumna melebar sempurna kala sosok wanita yang berhijab syar’i serba gelap itu berada di pangkuan ibunya. Cadarnya tergeletak hanya semester dari tubuhnya. Yumna bisa melihat jelas paras wanita itu yang sekilas mirip dengannya. Lebih dramatis lagi, cairan pekat tak hanya mengalir di pelipisnya, tapi juga bagian belakang hingga daster milik Ibu Yumna bernoda merah. “Bianca?!” “Gila! Ibu menyembunyikan Bianca?” Devian tampak syok.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Suami Lumpuh yang Disia-Siakan Ternyata Pewaris

Suami Lumpuh yang Disia-Siakan Ternyata Pewaris

"Dia nggak butuh Ibu seperti Yuni. Tanpa Yuni, anakku bisa tetap hidup. Dan dia bahagia tinggal di rumah ini." Nila mengangguk pelan. "Iya, mungkin kamu benar." "Bukan mungkin, Sayang, tapi aku benar," balas Bima, tegas. "Aku yakin Bila nggak butuh Ibu seperti Yuni. Dia itu bukan Ibu yang baik. Tanpa Yuni, Nabila bisa hidup tenang, dia bahagia di rumah ini, bersama kita." Nila hanya diam. Mau dikatakan apapun, Bima akan tetap pada pemikirannya. Sejujurnya, ia sangat yakin Nabila pasti merindukan sang Ibu.
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 941 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Menjadi Babysitter Anak Suamiku

Ibu memaksakan bibir kakunya untuk tersenyum, mata kuyunya menatap berbinar ke arahku. "Makasih, Nya." Ucapan keluar dari bibir kaku itu. Kata-kata yang puluhan kali diucapkannya dalam sehari, dan ditujukan untukku. Aku menjawabnya dengan senyuman dan usapan lembut di tangan keriputnya. Perempuan itu bernama Muslimah—ibu dari suamiku—Bang Haikal. Ibu meminum hingga habis setengahnya. Aku kembali melanjutkan pekerjaanku semula, setelah meletakkan gelas yang tersisa setengah itu di atas meja dekat Ibu.
1041.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
PIL KB MILIK IBU MERTUA

PIL KB MILIK IBU MERTUA

Pertemuan ini, aku harap adalah awal kebaikan bagi kita semua," ucap Anggara. Naira meremas jemari tangan suaminya dengan penuh kebanggaan. Suaminya adalah pria berhati mulia. Terdengar ketukan penuh semangat dan pintu langsung terbuka. Ibunya Anggara dan ibunya Naira, masuk dengan masing-masing membawa box bayi doron. "Assalammualaikum Umi Nai dan Abi Anggara. Malik dan Latif pingin dipeluk Umi dan Abi," ucap riang mamanya Anggara.
1024.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
BIANGLALA

BIANGLALA

Ibunya meninggal dunia usai melahirkannya. Kedua : Fred Remus ( 20 Mei 2000, Perancis), adalah putra bungsu dari keluarga bangsawan di negara Perancis. Ia sering dijuluki sebagai anak mami oleh teman-temannya semasa kecilnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Tuan Egois Dan Putri Kertas

Tuan Egois Dan Putri Kertas

“Ibu, apa kabar?” Bian tersenyum. “Kabar ibu sangat baik,” jawab wanita yang sudah melahirkan Bian dari seberang telepon. Malam itu Bian tiba-tiba merindukan ibu dan juga Nara, adiknya. Dia merasa kesepian meskipun selalu ada Prisa yang menemani hari-harinya. Benaknya selalu kembali ke kota Surabaya, kota di mana dia berada di satu rumah yang sama dengan ibu dan adiknya. Tidak hanya itu, di sana dia bertemu dengan Fio dan kisah mereka berjalan layaknya air.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

“Ini sudah mau mahgrib, aku permisi dulu ya Din, mau ke mesjid. Eeh jadi bibi Bainah sudah meninggal ya, Inalillah.” Setelah berkata begitu Haji Ibak lalu permisi dan Mahyudin pun membuka pintu rumah dan menyalakan lampu di ruangan tengah ini. Dia pun mengitari ruangan ini dan saat menatap dinding, Mahyudi tertegun. Terlihat foto seorang wanita cantik dengan kakaknya Risna dan seorang bayi yang sedang di gendong. Tanpa sadar Mahyudin mendekati foto ini dan menatap dari dekat orang yang ada di foto itu.
1049.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Ibu mengusap wajah dengan kedua tangannya. "Salah Ibu apa sih, Di, Ran? Kenapa kalian tega memperlakukan Ibu dan Viani seperti ini? Kalian sadar gak sih, ini yang berdiri di depan kalian siapa? Ibu kalian, orang yang telah melahirkan Diana dan Rania ke dunia ini. Tanpa Ibu, kalian berdua gak mungkin jadi orang," sambungnya lagi.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Pembalasan Ibu Tiri

Pembalasan Ibu Tiri

Beruntungnya, diusianya yang senja Bu Rina masih terlihat segar bugar, Setali tiga uang dengan Bu Halimah, yang merasakan kesedihan tiba-tiba. Akhinya mencoba menelepon besannya, karena Rima tidak mengankat panggilan darinya. "Ikatan batin seorang ibu memang tiada duanya, saya jemput, ya, besan," ucap Bu Rina kagum, ketika tahu besannya merasakan ada sesuatu yang sedang terjadi.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai ibu ibu binal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status