Penguasa Dewa Naga
Ia lalu menuju di atas tebing, tepat di samping air terjun dan mendekati Kana dan yang lainnya.
"Maaf, seharusnya waktu singkat untuk berduaan denganmu, namun malah harus fokus pada pembangunan kota," ujarnya sembari mengusap pipi Kana dan gadis itu hanya tersenyum sambil mengangguk. Ia lalu menoleh ke arah yang lainnya dan berkata.
"Kota ini aku namakan Bhinneka! Bukan hanya karena binatang sihir dan manusia, namun juga perbedaan tempat asal penduduknya."