Ide Gila Bapak!
Langsung saja kutanyakan, aku seakan tak ingin mengalah lagi pada waktu.
Risma, tampak menggigit bibir. "Apakah itu aku?" Dengan pede, aku bertanya.
Wajah sengit ditunjukan Risma padaku, "Kenapa harus kamu? Kayak nggak ada cewek lain saja, ck!"
Memang susah bicara sama anak satu ini. "Aku tahu sih, tapi, udah janji nggak bakalan buka mulut."
Netraku membeliak, "Ris, aku juga teman kalian sahabat. Kenapa aku sendiri saja yang nggak tahu rahasia kalian?"
Sikat na Kabanata