Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi
ajak Bimo sambil melihat ke arah jam dinding yang tengah menunjukkan pukul 6 sore lewat, dari pagi sampai sore ia pingsan kemudian digarap oleh Mayang dan Sella secara bergantian.
“Eh, siapa yang ngizinin kamu pergi Mas? Kamu nggak boleh pergi dari rumah tanpa izin dariku!” tegas Sella.
“Kami harus pergi untuk misi penting, Sella. Vanya sudah menghilang satu bulan dan kami telah menemukan dimana dia disembunyikan. Vanya sudah banyak membantuku selama ini, jadi seharusnya aku menolongnya. Ayo Bas, Angel, kita tidak punya banyak waktu,”Bimo memakai jaket kulit berwarna hitam dan topi sebelum melangkah keluar dari rumah bersama Baskoro dan Angel tanpa memperdulikan panggilan istrinya di belaka