BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
Di sana, tertulis dengan tinta hitam yang masih basah:
"AKU INI BINATANG JALANG"
"Apa-apaan ini?" gumam Sori. Awalnya ia merasa kata-kata itu kasar, aneh, dan tidak sopan untuk sebuah puisi. Namun, semakin ia menatapnya, semakin ia merasa hatinya tersayat. Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi.