Pria Desa Penakluk Wanita
Bibirnya yang bengkak terbuka kecil, mengeluarkan desah napas yang memburu.
Melihat cairan alami Arum mulai membasahi area itu, Bara mengangkat wajahnya. Dia menatap wajah Arum yang sudah basah oleh keringat halus dan air mata kenikmatan.
Rambut hitamnya yang berantakan menempel di pipinya yang merona merah, menciptakan visualisasi wanita yang sangat pasrah namun terangsang hebat.
Bara mengangkat tangan kanannya, lalu perlahan mengarahkan satu jari telunjuknya yang panjang ke arah celah yang sudah basah itu. Dengan sangat hati-hati, Bara menyusupkan jarinya masuk ke dalam.