BARA CINTA TERLARANG
Lama kelamaan jemarinya terlepas dari benda kesukaannya , terdengar dengkuran halus mengalun di telingaku.
Aku termenung sejenak, memaksa pikiranku bekerja , ada kesempatan indah di depan mata, mimpi yang kuinginkan telah ditawarkan kepadaku, haruskah aku menolaknya? Bukankah saatnya aku merealisasikan impianku ? Ada tawaran, tinggal kesediaanku menerima tawaran. Bukankah saatnya aku merajut asa yang sudah lama kudambakan agar mimpiku menjadi wanita yang berguna tidak saja bagi keluarga tapi bagi orang lain dapat terwujud? Bukankah itu juga salah satu janjiku pada Sang Penyelengga hidup ketika mendengar speed boat yang dinaikki suamiku meledak dan terbakar?
ตอนยอดนิยม