Ifat
Aku ingin mencari tautan darahku, dan mengikat kembali tali silaturahmi, di mana dulu, selain abai, aku juga tidak sempat melakukannya.
Aku ingin menuruti naluriku sebagai insan yang tidak bisa melepaskan diri dari sejarah asal, dan selalu punya kerinduan pada sesuatu yang disebut dengan kampung halaman, tanah kelahiran, dan juga keluarga.
Aku ingin menggunakan kata ‘ibu pertiwi’ tapi rasa-rasanya kok bernuansa heroik sekali. Karena, siapalah aku ini?
********
Sudah berapa lamakah aku meninggalkan Bandar Baru? Lima atau enam hari? Seminggu? Atau lebih? Tapi dari nadanya, Bang Idris berbicara denganku seakan sudah satu windu kami tak bertemu.
Bab Populer