Kupu-kupu Kertas
Campuran anatara rasa sakit, malu, dan tak berdaya mau tak mau membuat jantung Indira berdegup semakin kencang, memompakan darah segar ke klitorisnya yang mulai membesar, dan mengaktifkan kelenjar-kelenjar erotisnya untuk segera mensekresi cairan pelicin.
Astaga! Indira mengatupkan mata rapat-rapat, berharap Sheena tak memergoki labianya yang kini mengkilap seksi. Tapi apa lacur, karya seni Sang Seniman Tato kini sampai pada gambaran akar yang mengelilingi gundukan kecil halus tanpa bulu di pangkal paha. Itu artinya jari Sheena terpaksa menumpu pada belahan kewanitaan Indira untuk meregangkan kulit agar mudah diwarnai, sampai-sampai terkadang menguak kewanitaan Indira hingga menampakkan seis
Bab Populer