Ah! Sentuh Aku Lagi, Om
Wisha Berlianifirasat hati berdebar atau gelisahbadan terasa bergetarkenapa perasaan gelisahlirik di malam yang dingin dan gelap sepi
Kecupan itu bergerak naik, dari punggung kaki, ke pergelangan, ke betis, hingga ke bagian dalam lutut yang begitu sensitif.
“Heemm… Om… itu…” suara Celine tercekat. Tangannya refleks mencengkeram tepi wastafel, kepalanya mendongak seolah mencari pegangan.
“Bebi…” suara Aldean berat. “Kamu indah banget.”
Bibirnya kembali naik perlahan, menyusuri pangkal paha Celine yang mulai bergetar. Entah karena gugup, atau karena perasaan yang jauh lebih dalam dari sekadar gairah.