Kelir Getih (Layar Berdarah)
Ia adalah residu berdarah dari kekejaman wayang yang ditolak oleh Jakarta yang bersih.
Mereka diterbangkan menggunakan pesawat militer kecil. Di ketinggian, di atas awan yang bergerak lambat, keheningan di dalam kabin terasa lebih berat daripada kebisingan di joglo.
“Kau tahu apa yang paling aku takuti, Raka?” tanya Kirana, memecah keheningan yang panjang. Ia menatap ke luar jendela, di mana lampu-lampu Jogja perlahan lenyap di bawah mereka. “Aku tidak takut pada Banyu. Aku takut pada orang-orang yang ada di daftar itu. Mereka pasti tahu siapa Banyu dan apa motifnya, tapi mereka memilih untuk menutup mulut dan memainkan drama mereka sendiri.”
인기 회차