Cinta Pertama Mas Ali
“Ya ampun, ternyata benar kamu! Sudah lama sekali sejak terakhir kita satu flight bareng. Aku pikir kamu sudah pindah base ke luar negeri.”
Aisyah yang berdiri di samping Bian hanya menatap, menunggu penjelasan. Dari sorot mata Rani yang berbinar-binar, ia bisa menebak bahwa wanita itu bukan sekadar teman biasa. Ada tatapan yang terlalu hangat, terlalu menyimpan sesuatu.
“Oh iya, kenalin,” ucap Bian agak gugup. “Ini Aisyah, calon istriku.”